Berita Banyumas
Banjir Telah Surut, Ruas Jalan Nasional Buntu - Sumpiuh Banyumas Kembali Lancar
Setelah sempat terputus akibat banjir, ruas jalan nasional Buntu - Sumpiuh, Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, kembali lancar.
TRIBUN-PANTURA.COM, BANYUMAS - Setelah sempat terputus akibat banjir, ruas jalan nasional Buntu - Sumpiuh, Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, kembali lancar.
Sepeda motor dan kendaraan lainnya seperti bus dan truk sudah dapat kembali melintasi ruas jalan utama tersebut.
Sebelumnya sempat diberitakan jika arus lalu lintas dari arah Kecamatan Kemranjen menuju Kecamatan Sumpiuh sempat tersendat akibat banjir.
Baca juga: Korban Longsor di Sumpiuh Banyumas Belum Ditemukan, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak
Baca juga: Ayah Bakar Anak Kandung yang Tuna Wicara, di Kantor Polisi Ngaku Nggak Sengaja
Baca juga: Selain Guru Honorer Bantuan Subsidi Gaji Juga Diberikan untuk Pegawai Perpustakaan, Ini Syaratnya
Baca juga: Winger Muda Manchester City Jadi Pemain Spanyol Pertama yang Hattrick ke Gawang Jerman
Kepala BPBD Banyumas, Titik Puji Astuti mengatakan jika petugas masih berada di lapangan bersama dengan sejumlah relawan, serta dari aparat TNI-Polri untuk berfokus penanganan longsor di Sumpiuh.
"Arus lalu lintas di Sumpiuh sudah lancar, saat ini petugas sedang di lapangan semua bersama relawan.
Basarnas juga di Banjarpanepen," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (18/11/2020).
BPBD tengah menyiapkan berbagai logistik, baik bagi mereka yang terdampak bencana alam, maupun dipersiapkan oleh petugas dan relawan yang turun ke lapangan.
Material pendukung sudah disiapkan, bahkan alat berat juga sudah diturunkan di Banjarpanepen dan mendapat bantuan dari PU.
Warga Desa Sumpiuh, Purnomo (40) sempat menceritakan jika hujan terjadi sejak Senin (16/11/2020) malam sekira pukul 23.00 sampai, Selasa (17/11/2020) pagi pukul 06.00 WIB.
Baca juga: 3 Kecelakaan Terjadi di Kota Semarang Semalam, 2 di Antaranya Kendaraan Sampai Terguling
Baca juga: Tim Kajian Daerah Wantannas Pilih Kota Tegal Sebagai Lokasi Kajian Periodik
Baca juga: FPI Ancam Gelar Reuni Akbar 212 Jika Pemerintah Tidak Lakukan Hal Ini
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kabupaten Demak Rabu 18 November, Hujan dari Siang Sampai Malam
"Hujan deras sekali dan tidak berhenti sama sekali, hujan baru berhenti sekira pukul 06.00 WIB, katanya.
Sejumlah kendaraan bermotor bahkan harus memutar arah dan mencari jalur alternatif agar dapat melewati banjir.
Purnomo mengatakan jika macet tidak dapat terhindarkan karena jalan raya Buntu-Sumpiuh adalah ruas jalan nasional.
Jalan raya Buntu-Sumpiuh adalah salah satu jalan utama penghubung antara Banyumas dan menuju Kabupaten Kebumen dan arah Yogyakarta. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/ruas-jalan-nasional-buntu-sumpiuh-banyumas-ang-lumpuh-akibat-banjir.jpg)