Breaking News:

Penanganan Corona

Setiap Puskesmas di Blora akan Punya Dua Tenaga Vaksin Covid-19

Masing-masing Puskesmas di Kabupaten Blora akan memiliki dua tenaga yang bertugas melakukan vaksin.

europeanpharmaceuticalreview.com
Ilustrasi vaksin Covid-19 

TRIBUN-PANTURA.COM, BLORA - Masing-masing Puskesmas di Kabupaten Blora akan memiliki dua tenaga yang bertugas melakukan vaksin. Saat ini, mereka tengah dilatih bagaimana cara memvaksin.

"Kami memang saat ini baru melatih teman-teman Puskesmas sebagai vaksinator sebagai penyuntik vaksin," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Henny Indriyanti, kepada Tribun-Pantura.com, Sabtu (21/11/2020).

Henny mengatakan, pelatihan yang dilakukan oleh masing-masing calon petugas vaksin ini dilakukan secara bertahap. Pelatihannya pun dilakukan secara daring, kata Henny, hal itu butuh tahapan yang tidak singkat.

Baca juga: Pecah Rekor, Kasus Covid-19 di Sragen Tambah 55 Orang Dalam Sehari

Baca juga: Siswa SMA Ini Dibunuh dan Dirampok Teman Sendiri, Terbongkar karena Saksi DIhantui Rasa Bersalah

Baca juga: KIT Batang akan Dapat Suntikan Dana Rp 14 Triliun Lebih, Begini Kata Bupati Wihaji

Baca juga: Kapolda Jateng, Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jabar: 3 Sosok Ini Ramaikan Bursa Calon Kapolri

"Pelatihan kan daring tidak bisa langsung untuk meningkatkan keberhasilan pelatihan juga," ujarnya.

Dia mengatakan, di Kabupaten Blora ada 26 Puskesmas. Artinya nanti bakal ada tenaga vaksin dua kali lipat dari jumlah Puskesmas.

"Pelatihannya ini memang bertahap," ujarnya.

Baca juga: Deretan HP Harga di Bawah Rp 3 Juta Bulan November 2020

Baca juga: Cetak Gol Terakhir lalu Jatuh Tengkurap di Lapangan, Kronologi Meninggalnya Ricky Yacob

Baca juga: Rekomendasi 15 Hp Harga di Bawah Rp2 Juta November 2020, Berikut Daftar Lengkap dan Ulasannya

Baca juga: Messi Ngebet ke Manchester City, Respon Mengejutkan Pep Guardiola: Bertahan di Barcelona, Leo!

Saat ini, pihaknya tengah mendata siapa saja yang menjadi target utama dalam vaksinasi Covid-19 nanti. Adapun mereka yang didata yakni tenaga kesehatan, TNI, dan Polri. Selain itu, pihaknya juga mendata warga yang berisiko tinggi ketika terpapar Covid-19. Misalnya penderita hipertensi.

Kata Henny, pendataan yang pihaknya lakukan rencananya akan selesai di awal Desember 2020.

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved