Breaking News:

Pilkada 2020

Hasil Sementara Real Count KPU Pilkada di Jateng, Ini Calon Tunggal Unggul Telak dari Kotak Kosong

Penghitungan suara real count berdasarkan data hasil foto formulir Model C-KWK yang dikirim Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Rival Almanaf
Istimewa/net
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 

TRIBUN-PANTURA.COM,SEMARANG - Penghitungan suara real count berdasarkan data hasil foto formulir Model C-KWK yang dikirim Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) masih terus berproses, Kamis (10/12/2020).

Berdasarkan pantauan Tribun Pantuda pada pukul 16.00 WIB, dilihat di pilkada 2020.kpu.go.id, penghitungan dan penghimpunan data di beberapa daerah sudah ada yang mencapai 50 persen.

Dari data yang ditampilkan, rata-rata petahana mampu meraih kemenangan di atas 50 persen. Bahkan, beberapa petahana yang maju menjadi pasangan calon tunggal, melawan kotak kosong, mampu meraup suara hingga 90 persen.

Baca juga: Unggul Dalam Hitung Cepat Pilkada Kabupaten Pekalongan, Ini Profil Pasangan Fadia-Riswadi (DADI)

Baca juga: Kasus Konser Dangdut di Tengah Pandemi di Tegal, Terdakwa: Biar Saya Hadapi Sendiri

Baca juga: Bawaslu Jateng OTT Pelaku Money Politic di Kabupaten Ini

Baca juga: Bupati Tegal Launching Aplikasi Kembang Desa, Permudah Masyarakat Dapat Bantuan Hukum

Misalnya, petahana Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi dengan 54,2 persen suara dari 39.88 persen suara yang masuk. Lalu, petahana Bupati Klaten, Sri Mulyani dengan 50,4 persen suara dari 52,63 persen suara yang masuk.

Kemudian, petahana Wakil Bupati Blora, Arief Rohman yang pada pilkada 2020 kali ini mencalonkan diri sebagai bupati mampu memperoleh 60,5 suara dari 59,19 persen total suara yang masuk. Petahana Wakil Bupati Semarang yang juga mencalonkan diri sebagai calon bupati, Ngesti Nugraha mendapatkan 69,4 persen suara dari 40,33 persen suara total yang masuk.

Torehan serupa juga terjadi di Kota Pekalongan, dimana petahana Wakil Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid atau Aaf, memperoleh 56,9 persen suara dari 25,80 persen total suara yang masuk.

Kejutan juga datang dari petahana yang maju melawan kotak kosong atau paslon tunggal yang meraup suara sementara hingga mencapai 90 persen. Semisal Kota Semarang, pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita mendapatkan suara 91,5 persen dari 58,66 persen suara yang masuk.

Pasangan Mohammad Said Hidayat-Wahyu Irawan di Pilkada Boyolali yang berhasil menorehkan 95,5 persen suara dari total 31,36 persen suara yang masuk. Beberapa petahana versus bumbung kosong juga mendapatkan suara menjanjikan. Seperti di Sragen (81,1 persen), Grobogan (86,6 persen), Kebumen (61,3 persen), Wonosobo (63,1 pesen).

Komisioner Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro mengatakan perolehan suara yang muncul di laman resmi KPU tersebut masih terus berubah.

Baca juga: Tanggapi Penolakan Pembangunan Islamic Center, Bakesbangpol Batang Datangi Lokasi Pembanguan

Baca juga: Pemilik Orkes Dihadirkan di Sidang Konser Dangdut Viral Tegal, Wasmad Sewa Orkes Rp 50 Juta

Baca juga: Toko Obat Kuat Menjamur di Pantura, BPOM : Kami Akan Lakukan Penertiban 

Baca juga: Tingkatan Daya Saing Produk UMKM, Pemkab Batang Gelar MoU Bersama BPOM Semarang 

Hal itu lantaran karena hasil di semua TPS belum masuk proses perhitungan.

"Kami belum bisa menyampaikan secara resmi perolehan suara. Karena saat ini belum digelar rapat pleno. Namun, sejauh data yang dirilis secara real time oleh laman resmi KPU, memang calon petahana memperoleh kemenangan cukup besar," katanya.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk menunggu hasil akhir rekapitulasi suara di 21 daerah. Pihaknya menyarankan kepada masyarakat Jateng untuk bersabar menanti hasil akhir rekapitulasi suara yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota.(mam)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved