Rabu, 15 April 2026

Berita Nasional

Remaja Mabuk Tendang Dada Perwira Polisi, Begini Nasibnya Kini

Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kupang berinisial EG (17) menendang dada seorang perwira polisi.

Editor: Rival Almanaf
Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi anggota polisi 

TRIBUN-PANTURA.COM, KUPANG - Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kupang berinisial EG (17) menendang dada seorang perwira polisi.

Bukan hanya menendang, polisi tersebut juga ditantang berkelahi.

Pasca-kejadian itu, polisi menangkap EG dan membawanya ke Mapolres Kupang.

Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung mengemukakan, mulanya sejumlah warga di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur melakukan unjuk rasa.

Baca juga: Pemkab Tegal Distribusikan 1.500 Paket Bantuan untuk Pasien Isolasi Mandiri Pekan Ini

Baca juga: Viral Video Rombongan Gubernur NTT Tendang dan Pukul Pengendara di Jalan, Ini Kata Polisi

Baca juga: Server KPU Solo Trouble, Rekapitulasi Suara di Tingkat Kecamatan Dilakukan Secara Manual

Baca juga: Pemkot Tegal Ingin Kabel Telekomunikasi Ditata Lebih Rapi, Jumadi: Kita Inginkan Jalur Bawah Tanah

Unjuk rasa tersebut rupanya digelar tanpa izin sehingga polisi pun hendak membubarkannya.

Salah satu anggota yang membubarkan adalah polisi berpangkat perwira dan masih bertetangga dengan pelaku.

Polisi itu bertugas di Polres Kupang.

Saat aksi unjuk rasa itu, pelaku EG rupanya sedang berada di dekat lokasi.

EG ketika itu dalam kondisi mabuk minuman keras.

Melihat sekelompok pemuda mabuk, polisi berpangkat perwira meminta EG yang sudah dikenalnya untuk pulang ke rumah.

Namun tak disangka, EG marah dan malah menendang dada polisi tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, EG juga menantang polisi berkelahi dengannya.

Polisi tak membalas perlakuan EG.

"Saat ditendang anggota tidak bereaksi dan memintanya untuk pulang," kata Aldinan.

Insiden penendangan itu rupanya terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Tegal Raya Hari Ini, Sore Hari Alami Hujan Sedang

Baca juga: Hakim Agung MA Dudu Duswara Meninggal Dunia, Dinyatakan Positif Covid-19, Sempat Dirawat di Bandung

Baca juga: Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Jumat 11 Desember 2020

Baca juga: Daftar Tim yang Lolos 32 Besar Liga Europa, Ada AC Milam, MU, AS Roma, hingga Arsenal

Polisi pun kemudian menangkap EG yang kabur usai menendang petugas.

"Tadi setelah kejadian dan videonya viral, kami langsung amankan pelajar itu," ungkap Aldinan.

Namun lantaran masih di bawah umur, EG yang sempat dibawa ke Mapolres Kupang akan dikembalikan ke keluarganya.

"Tadi sempat kami amankan di Polres. Rencana akan dikembalikan ke keluarga karena masih di bawah umur," ujar Aldinan.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved