Minggu, 12 April 2026

Berita Semarang

Sebuah Penginapan Terbakar, 6 Tamunya Meninggal Dunia

Kebakaran melanda tempat penginapan Wisma Abu di Jalan Abdul Manaf, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Petugas Damkar saat berupaya memadamkan api pada kebakaran wisma yang menewaskan enam orang pengunjung di Jalan Abdul Manaf, Kecamatan Tembilahan, Inhil, Riau, Senin (14/12/2020).(Dok. Polda Riau) 

TRIBUN-PANTURA.COM, RIAU - Kebakaran melanda tempat penginapan Wisma Abu di Jalan Abdul Manaf, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Kebakaran ini menyebabkan enam orang tewas terbakar.

Insiden kebakaran ini terjadi pada Senin (14/12/2020), sekitar pukul 18.00 WIB.

Awalnya, kasir Wisma Abu bernama Andi (23) mengetuk pintu rumah Adi Mulyadi yang ada di sebelah wisma untuk mematikan sekring listrik, karena mendengar teriakan kebakaran.

Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Selasa 15 Desember 2020 Buka di Empat Lokasi

Baca juga: Klaster Pilkada Mulai Bermunculan di Purbalingga Bupati Petahana dan Lawannya Positif Covid-19

Baca juga: Takut Tertimpa Pohon, Pedagang di Pantura Batang Minta Pemerintah Melakukan Pemangkasan Pohon Perdu

Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Tegal Hari Ini, Selasa 15 Desember 2020 Ada di Tiga Lokasi.

Adi Mulyadi keluar dari rumah dan melihat api sudah berkobar dari depan wisma, lalu mematikan sekring listrik.

Warga di sekitar lokasi kejadian mencoba mematikan api dengan peralatan seadanya.

Tak lama setelah itu, datang bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) untuk mematikan api.

"Api dapat dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB," ujar Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Setelah dilakukan penyisiran ke dalam gedung, menurut Sunarto, petugas damkar menemukan beberapa jenazah yang tertumpuk dan dalam keadaan terbakar.

Korban berjumlah enam orang. Tubuh mereka hangus terbakar.

"Keenam korban ditemukan di ujung lorong lantai dua dalam kondisi bertumpuk," kata Sunarto.

Para korban diduga tewas akibat kekurangan oksigen dan mengalami luka bakar ringan.

"Para korban ini terjebak di bagian belakang lantai dua, tertutup tembok dan tidak bisa turun. Saat itu api sudah membesar di lantai satu," kata Sunarto.

Usai kejadian, petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Untuk mengetahui penyebab kebakaran ini, menurut Sunarto, Polres Inhil bekerja sama dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved