Kamis, 9 April 2026

Penanganan Corona

Kabupaten Batang Tempati Peringkat Pertama Penularan Covid-19

Bupati Batang Wihaji mengingatkan masyarakat Batang agar selalu mematuhi protokol kesehatan. 

Penulis: budi susanto | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Budi Susanto
Bupati Batang Wihaji saat memimpin acara serah terima jabatan kepala sekolah di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (23/12/2020). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji mengingatkan masyarakat Batang agar selalu mematuhi protokol kesehatan. 

Hal itu terus didengungkan oleh Bupati Wihaji dalam setiap acara. Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar mematuhi aturan yang berlaku guna menekan angka penularan Covid-19. 

Penegasan yang terus dilontarkan Bupati Wihaji, dikarenakan Satgas Covid-19 Kabupaten Batang mencatat setiap harinya 40 orang terpapar Covid-19.

Baca juga: Lokomotif Antik Akan Hadir di Tengah Taman Pancasila Kota Tegal

Baca juga: Anggota Ormas di Kabupaten Tegal Lakukan Penipuan, Bermodus Tawarkan Tanah Plus Rumah Harga Murah

Baca juga: Penggiat Lingkungan Prihatin Melihat Kondisi Laut di Pesisir Roban Timur Kabupaten Batang 

Baca juga: Kasus Penembakan Mobil Alphard di Solo, LJ Ditetapkan Jadi Tersangka Tunggal

Menurut Bupati Wihaji, hal itu membuat Kabupaten Batang menempati peringkat pertama kasus Covid-19 di Jateng. 

"Peringkat pertama di sini, yang kedua Solo, lalu Karanganyar, dan keempat Sragen," jelasnya, Rabu (23/12/2020).

Dilanjutkannya, Kabupaten Batang juga ditetapkan sebagai zona beresiko tinggi Covid-19.  

“Kondisi itu berdasarkan data Selasa (22/12) lalu, di mana Kabupaten Batang masuk zona resiko tinggi Covid-19," ucapnya. 

Ia menuturkan, sampai hari ini jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Batang mencapai sebanyak 2.008 orang.

Baca juga: Jelang Lengser, Trump Tawakan Rp 28 Triliun untuk Indonesia Asal Mau Kerjasama dengan Israel

Baca juga: Teliti Kapasitas Polder di Semarang untuk Atasi Banjir, Ikhwanudin Raih Gelar Doktor Teknik

Baca juga: Rekomendasi Wisata Pantai Instagramable di Kota Tegal untuk Liburan Bareng Keluarga 

Baca juga: DKP Provinsi Jateng Benarkan Ceceran Batu Bara di Perairan Batang Dari Kapal Yang Menuju PLTU Batang

"Yang dirawat di rumah sakit ada 68 orang, 379 orang menjalani isolasi mandiri. Dan yang dinyatakan sembuh ada 1.468 orang, sedangkan yang meninggal dunia 93 orang," jelasnya. 

Dijelaskan Bupati Wihaji, seluruh kecamatan di Kabupaten Batang masuk zona merah Covid-19. 

"Untuk itu saya minta masyarakat tak menyepelakan, namun juga tak boleh takut terhadap Covid-19. Meski Covid-19 belum ada obatnya, namun penularanya bisa dicegah dengan tetap menaati protokol kesehatan," tambahnya. (bud) 

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved