Penanganan Corona
Kabupaten Batang Tempati Peringkat Pertama Penularan Covid-19
Bupati Batang Wihaji mengingatkan masyarakat Batang agar selalu mematuhi protokol kesehatan.
Penulis: budi susanto | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji mengingatkan masyarakat Batang agar selalu mematuhi protokol kesehatan.
Hal itu terus didengungkan oleh Bupati Wihaji dalam setiap acara. Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar mematuhi aturan yang berlaku guna menekan angka penularan Covid-19.
Penegasan yang terus dilontarkan Bupati Wihaji, dikarenakan Satgas Covid-19 Kabupaten Batang mencatat setiap harinya 40 orang terpapar Covid-19.
Baca juga: Lokomotif Antik Akan Hadir di Tengah Taman Pancasila Kota Tegal
Baca juga: Anggota Ormas di Kabupaten Tegal Lakukan Penipuan, Bermodus Tawarkan Tanah Plus Rumah Harga Murah
Baca juga: Penggiat Lingkungan Prihatin Melihat Kondisi Laut di Pesisir Roban Timur Kabupaten Batang
Baca juga: Kasus Penembakan Mobil Alphard di Solo, LJ Ditetapkan Jadi Tersangka Tunggal
Menurut Bupati Wihaji, hal itu membuat Kabupaten Batang menempati peringkat pertama kasus Covid-19 di Jateng.
"Peringkat pertama di sini, yang kedua Solo, lalu Karanganyar, dan keempat Sragen," jelasnya, Rabu (23/12/2020).
Dilanjutkannya, Kabupaten Batang juga ditetapkan sebagai zona beresiko tinggi Covid-19.
“Kondisi itu berdasarkan data Selasa (22/12) lalu, di mana Kabupaten Batang masuk zona resiko tinggi Covid-19," ucapnya.
Ia menuturkan, sampai hari ini jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Batang mencapai sebanyak 2.008 orang.
Baca juga: Jelang Lengser, Trump Tawakan Rp 28 Triliun untuk Indonesia Asal Mau Kerjasama dengan Israel
Baca juga: Teliti Kapasitas Polder di Semarang untuk Atasi Banjir, Ikhwanudin Raih Gelar Doktor Teknik
Baca juga: Rekomendasi Wisata Pantai Instagramable di Kota Tegal untuk Liburan Bareng Keluarga
Baca juga: DKP Provinsi Jateng Benarkan Ceceran Batu Bara di Perairan Batang Dari Kapal Yang Menuju PLTU Batang
"Yang dirawat di rumah sakit ada 68 orang, 379 orang menjalani isolasi mandiri. Dan yang dinyatakan sembuh ada 1.468 orang, sedangkan yang meninggal dunia 93 orang," jelasnya.
Dijelaskan Bupati Wihaji, seluruh kecamatan di Kabupaten Batang masuk zona merah Covid-19.
"Untuk itu saya minta masyarakat tak menyepelakan, namun juga tak boleh takut terhadap Covid-19. Meski Covid-19 belum ada obatnya, namun penularanya bisa dicegah dengan tetap menaati protokol kesehatan," tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/bupati-batang-wihaji-saat-memimpin-acara-serah-terima-jabatan.jpg)