Berita Teknologi

Tiga Faktor Ini yang Membuat Netizen Indonesia Dinilai Paling Tidak Sopan se-Asia Tenggara

Tiga Faktor Ini yang Membuat Netizen Indonesia Dinilai Paling Tidak Sopan se-Asia Tenggara

TRIBUNPANTURA.COM - Warganet Indonesia dinilai sebagai pengguna internet paling tidak sopan se-Asia Tenggara.

Penilaian ini dikeluarkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang komputer di Amerika Serikat (AS), Microsoft, melalui laporan hasil studi tahunannya, "Civility, Safety, and Interactions Online 2020".

Setidaknya ada tiga faktor yang membuat warganet (netizen) Indonesia atau pengguna internet Tanah Air dinilai paling tidak sopan se-Asia Tenggara.

Profil dan Biodata Prof Nurdin Abdullah, Gubernur Sulsel yang Di-OTT KPK, Bulan Lalu Dipuji Wapres

Demokrat Pecat Marzuki Alie dan Sejumlah Kader Lain, Imbas Isu Kudeta Terhadap AHY

Melarikan Diri, Pengendara Moge yang Ditendang Paspampres Kini Juga Diburu Polisi, Ini Sebabnya

Tak Bisa Jabat 5 Tahun, Ini Kompensasi yang Diterima Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020

Penilaian ini dirilis bersamaan dengan temuan dari Digital Civility Index (DCI) 2020.

Adapun studi ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesopanan digital dari pengguna internet dunia saat berkomunikasi di dunia maya.

Mencakup 9 wilayah Asia-Pasifik

Mengutip Kompas.com (26/2/2021), studi ini dilakukan dengan metode survei yang melibatkan 16.000 responden di 32 wilayah.

Survei tersebut mencakup responden remaja sampai orang dewasa tentang interaksi online mereka dan pengalaman mereka menghadapi risiko online.

Adapun pelaksanaan survei ini berlangsung sejak April hingga Mei 2020.

Disebutkan bahwa riset ini mencakup 9 wilayah Asia-Pasifik (APAC), yaitu Australia, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Terkait topik kesopanan digital, Regional Digital Safety Lead, Asia-Pasifik, Microsoft, Liz Thomas menyampaikan, kesopanan digital dinilai sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong interaksi online yang positif.

Hal ini juga didukung situasi pandemi yang memungkinkan masyarakat lebih sering mengakses inetrnet.

"Melalui peringatan Safer Internet Day ini, kami diingatkan bahwa pemerintah, organisasi, dan individu memiliki peran dalam membantu menjadikan internet tempat yang lebih baik untuk bekerja dan bermain," ujar Thomas.

Negara paling tidak sopan se-Asia Tenggara

Dalam studi tersebut, DCI mematok skor untuk mengetahui kadar kesopanan warganet dari segi usia dan wilayahnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved