Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Batang

Fitria Berharap Duta Genre Bisa Tekan Angka Pernikahan Dini di Batang

Fitria Berharap Duta Genre Bisa Tekan Angka Pernikahan Dini di Batang, ini alasannya

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
DP3AP2KB melakukan pendampingan dan persiapan menuju Pemilihan Duta Genre Jawa Tengah, di Jalan RE. Marthadinata, Kabupaten Batang, Rabu (24/3/2021). 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Terpilihnya Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Batang diminta untuk ikut membantu menekan angka pernikahan dini.

Setelah dinobatkan Duta Genre Kabupaten Batang, Sidik Prasetyo dan Ervina Ristiana mengemban tugas untuk mengupayakan para remaja, memiliki usia yang lebih dewasa ketika akan memasuki jenjang pernikahan.

Kepala Seksi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batang, Fitria Kartika Sari mengatakan mereka yang telah terpilih sebagai Duta Genre harus merealisasikan program kerja yang nyata.

Baca juga: Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam, saat Tengah Asyik Bermain di Sungai Metro Semarang

Baca juga: Ini 5 Poin Penting Pernyataan Sikap Serikat Nelayan NU Ihwal Impor Garam: Berantas Mafia Rente

Baca juga: Warga Pekalongan Dihamili Oknum Kades, Tertekan Sering Dapat Ancaman, Mau Pingsan saat Lapor Polisi

Baca juga: 15 Hari Hanyut di Lautan, ABK Kabupaten Tegal Ditemukan Selamat di Perairan Sulawesi Selatan

Diantaranya terbebasnya remaja dari perilaku seks bebas, penyalahgunaan narkoba dan mampu melaksanakan pendewasaan usia pernikahan.

“Sangat tepat tugas dari Duta Genre untuk menekan angka pernikahan dini di masa pandemi Covid-19."

"Mereka harus menyosialisasikan kepada teman-temannya, bahwa untuk perempuan harus berusia 21 tahun dan laki-laki berusia 25 tahun ketika ingin menikah, disertai alasan dampak menikah di usia muda,” tutur Fitria Kartika Sari usai menggelar pendampingan dan persiapan menuju Pemilihan Duta Genre Jawa Tengah, di Jalan RE. Marthadinata, Kabupaten Batang, Rabu (24/3/2021).

Dijelaskannya, seorang Duta Genre harus mampu memberikan pemahaman tentang pemdewasaan usia pernikahan dari aspek sosial, ekonomi, kesehatan dan keterampilan hidup.

Ia mengapresiasi ide mereka dalam menyosialisasikan program-program kerja Duta Genre, dengan inovasi yang kreatif.

“Anak-anak muda itu idenya cemerlang, bahkan ada yang akan menyampaikan dampak negatif, jika remaja berada di lingkungan lokalisasi."

"Kami akan berupaya untuk mewujudkan rencana mereka dengan dukungan dari berbagai pihak,” jelasnya.

Selain itu, Duta Genre juga berinisiatif untuk mengembangkan keterampilan hidup. 

Remaja di masa pandemi harus berinovasi menyiapkan rencana masa depan, agar menghasilkan pundi-pundi rupiah, memanfaatkan sumber daya alam dan kompetensi diri.

“Mereka bisa menyejahterakan diri dan tidak hanya meminta kepada orang tua,” ujarnya.

Dia berharap, setelah terpilih sebagai juara Duta Genre, mereka benar-benar melaksanakan program kerja yang sudah ditampilkan.

“Nantinya saat mereka tampil di Jawa Tengah bisa membawa nama baik Kabupaten Batang, untuk bisa juara ke tingkat provinsi, sekaligus teladan bagi sebayanya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dipilihnya Duta Influencer karena melihat generasi milenial lebih dekat dengan internet, terlebih di masa pandemi. 

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved