Breaking News:

Berita Pendidikan

Evaluasi Simulasi PTM di Batang, Wihaji Temukan Siswa Teledor Tak Pakai Masker di Kelas

Evaluasi Simulasi PTM di Batang, Wihaji Temukan Siswa Teledor Tak Pakai Masker di Kelas

IST
Bupati Wihaji saat membuka Rakor PPID mengenai Pengelolaan Layanan Informasi Publik di Masa Pandemi Covid-19 di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Selasa (30/3/2021). 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pemkab Batang melakukan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang telah dibuka pada 7 Maret 2021 lalu.

Bupati Batang Wihaji menyatakan dari hasil monitoring dan evaluasi (Monev) PTM di satuan pendidikan SD dan SMP di Batang belum ditemukan klaster Covid-19.

Ia berharap, untuk seterusnya memang tak ada penularan Covid-19 dalam pelaksanaan PTM.

Baca juga: Ganjar Evaluasi Pelaksanaan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka, Begini Katanya

Baca juga: Konsultasi Masalah Asmara, Siswi di Kendal Malah 10 Kali Dicabuli Dukun Dadakan

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Tegal Tetap Stabiil, Zulia: Tetap Rp120.000 Per Kilogram

Baca juga: Tengah Malam, Petugas Gabungan Geledah Rutan Pekalongan, Sita Kartu Domino dan Uang Rp1 Juta

“Dari hasil monev PTM yang dilakukan sejak 7 Maret hingga sekarang Alhamdulilah tidak ada masalah dan klaster baru Covid-19 di satuan pendidikan,” tutur Bupati Wihaji, Rabu (7/4/2021).

Namun demikian, ada catatan untuk sekolah seperti siswa yang membawa masker tapi di dalam kelas tidak dipakai, karena merasa sudah jaga jarak.

“Kita sudah kasih surat peringatan bagi sekolah yang teledor membiarkan siswa tidak menggunakan masker secara benar,” jelasnya.

Dikatakan Wihaji, sudah 90 persen satuan yang melaksanakan PTM sudah sesuai protokol kesehatan (Prokes) yang dikeluarkan oleh Pemkab.

“Alhamdulilah selama satu bulan ini tidak ada penambahan Covid-19 dari satuan pendidikan, penambahan semuanya dari klaster keluarga,” ujarnya.

Walaupun dari hasil Monev PTM tidak permaslahan, namun Bupati Wihaji belum memberanikan diri mengeluarkan kebijkan memaksimalkan PTM di semua satuan pendidikan SD dan SMP.

“Kita sudah laksanakan PTM yang masuk zona hijau dan zona merah saya pastikan tetap tidak laksanakan PTM seperti Kecamatan Batang,” imbuhnya.

Adapun untuk satuan pendidikan SD yang sudah melaksanakan PTM totalnya sebanyak 331 dari total 454 SD di Kabupaten Batang, untuk satuan pendidikan SMP sebanyak 52 dari total 71 SMP di Kabupaten Batang

Sementara untuk kasus Covid-19 di Kabupaten Batang dengan adanya PPKM dan vaksinasi sudah mulai ada penurunan.

“Sekarang tinggal 117 orang terpapar Covid-19, isolasi mandiri tinggal 82 orang, ii artinya terus turun, semoga semakin turun dan selesai,” pungkasnya.(din)

Baca juga: Dokter Tirta dan Fiersa Soroti Mudik Dilarang tapi Objek Wisata Tetap Buka, Ganjar Respon Begini

Baca juga: Harga Daging Ayam Naik Signifikan Jelang Ramadan, Pedagang Pasar Pagi Tegal: Sekilo Rp42.000

Baca juga: Ini Daftar Laptop Dell Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga di Bulan April 2021

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Kabupaten Tegal, Terkonfirmasi 5.316 Kasus

Penulis: dina indriani
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved