Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kendal

Teror Pecah Kaca Truk di Kendal Masih Diselimuti Kabut Misteri, Ini yang Dilakukan Polisi

Teror Pecah Kaca Truk di Kendal Masih Diselimuti Kabut Misteri, Ini yang Dilakukan Polisi

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Satu unit truk yang melintas di Jalur Pantura Kendal kaca depannya pecah setelah menjadi korban teror pelemparan batu orang tak dikenal, baru-baru ini. 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Terjadinya aksi pelemparan batu yang menyasar kaca depan truk di jalur Pantura Kabupaten Kendal hingga kini masih menjadi misteri.

Bahkan, akhir-akhir ini juga menyasar beberapa mobil pribadi yang dilakukan di siang bolong.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, tercatat 20 kejadian aksi pelemparan truk yang dilaporkan ke pihak kepolisian sejak 2019 lalu.

Baca juga: Gondorukem dan Boxer, Dua Komoditi Ekspor Andalan Kabupaten Batang, Nilainya Capai Ratusan Miliar

Baca juga: Ramadan, Petani Melon di Batang Raup Untung Berlipat, Permintaan Buah Ini Meningkat 50 Persen

Baca juga: Mengintip Aktivitas Menulis Al Quran di Ponpes Mumtaza Banjarnegara, Diikuti Peserta Lintas Usia

Baca juga: 90 Orang Calhaj dan Lansia di Slawi Divaksin pada Pagi Hari Pertama Ramadan, Begini Penjelasannya

Katanya, aksi tersebut hingga kini masih menjadi prioritas penanganan Satreskrim lantaran sudah meresahkan banyak warga. Terutama para sopir truk saat melintas di Jalan Panturan Kendal

AKP Tri Agung membeberkan, terakhir terjadi aksi yang sama di tiga lokasi berbeda dalam satu hari. Masing-masing di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Karangsari Kecamatan Kota Kendal, Jalan Pantura Gemuh, dan juga di Kecamatan Weleri pada, Senin (12/4/2021) dini hari. 

Tim khusus sudah dibentuknya untuk memburu pelaku pelemparan kaca truk yang disebar di sepanjang Jalan Pantura.

"Kita sudah bentuk tim khusus untuk memburu pelaku pelemparan ini. Beberapa saksi mengatakan benda yang dilempar diambil kembali."

"Kita menduga pelaku tidak hanya memakai batu saja, namun juga logam untuk memecah kaca truk. Karena fakta temuan lapangan mengarah ke sana," terangnya di Mapolres Kendal, Selasa (13/4/2021).

Lebih lanjut, jelas AKP Tri Agung, hingga kini sudah ada 5 saksi yang dimintai keterangan terkait aksi pelemparan batu.

Mereka adalah korban meliputi sopir dan kernet truk yang mengemudikan kendaraannya melintas di Jalan Pantura Kendal.

Dua saksi di antaranya Johar Hairudin dan kernet Herman dari Bandung yang menjadi korban karena kaca truk boksnya dipecah oleh orang tak dikenal. 

"Kejadian maraknya aksi pelemparan terhadap kaca truk ini kurang lebih sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir."

"Tidak hanya di Kendal, juga terjadi di Kota Semarang, Jawa Barat, dan Jawa Timur," tuturnya.

Dalami motif pelaku

Selain memburu pelaku, pihak kepolisian juga tengah mendalami motif pelaku melancarkan aksi kejahatannya.

AKP Tri Agung menduga ada kemungkinan dipicu oleh aksi sopir truk yang ogal-ogalan hingga membahayakan pengguna jalan dan warga. Sehingga, terjadi balas dendam dengan melakukan teror pelemparan batu. 

"Nah faktor-faktor ini masih kita dalami, apakah memang ada faktor karena ulah para sopir truk yang sembarangan saat mengemudi, atau faktor lain."

"Karena laporan yang ada, banyak aksi truk bergoyang (mengendarai truk dengan tidak wajar-red) di wilayah Pantura Kendal," katanya.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved