Breaking News:

Penanganan Corona

Disperkim Kota Semarang Sediakan 20 Liang per Hari di Pemakaman Covid-19 TPU Jatisari

Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang menyediakan 20 liang lahad per hari di pemakaman Covid-19 TPU Jatisari.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Rival Almanaf
istimewa
Tim pemakaman Covid-19 Kabupaten Pekalongan melakukan pemakaman jenazah Covid-19. Istimewa 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang menyediakan 20 liang lahad per hari di pemakaman Covid-19 TPU Jatisari.

Kasi Penyelenggaraan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Djunaidi menyampaikan, pasien Covid-19 yang meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Jatisari memang sedikit mengalami kenaikan.

Rata-rata ada lima jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di TPU Jatisari. Bahkan, petugas pemakaman sempat memakamkan 12 jenazah dalam sehari.

Semua Warga Kudus Isolasi di Asrama Haji Donohudan Sudah Pulang Semua, Kasatgas: Hasil Swab Negatif 

Penutupan Tempat Wisata di Kabupaten Tegal Diperpanjang, Begini Response Para Pedagang

Kapolresta Solo Pastikan Kasus Perusakan 12 Makam di Mojo Pasar Kliwon Tetap Berlanjut 

"Senin kemarin ada 6 jenazah, Selasa ada 10 jenazah. Bahkan, kemarin sempat memakamkan 12 jenazah pasien Covid-19 dalam sehari," ungkap Djunaidi, Kamis (24/6/2021).

Dalam menyiapkan lubang, pihaknya mengerahkan alat berat dari DPU mengingat kondisi tanah di TPU Jatisari keras dan berbatu. Setelah digali dengan alat berat, petugas gali lubang tinggal merapikan saja.

Hingga saat ini, tidak ada penambahan petugas gali lubang di TPU Jatisari. Disperkim memiliki 30 petugas yang tersebar di 13 lokasi TPU. Pihaknya memaksimalkan petugas yang ada dengan menggilir setiap hari untuk merapikan lubang di TPU. Sedangkan tenaga yang membantu memakamkan jenazah ada tiga orang. Mereka siap siaga selama 24 jam.

"Ada rencana susun jadwal piket, tapi belum kami laksanakan. Kalau ada peningkatan terus, rencananya kami terapjan piket. Nanti dijatah berapa orang, tapi tenaga inti tetap ada karena tugasnya memang disana," jelas Djunaidi.

Pihaknya fokus pelayanan pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Jatisari sesuai kebijakan pemerintah kota. Namun, apabila ahli waris ingin memakamkan jenazah Covid-19 di TPU lain pun tetap diperbolahkan.

"Kalau mau di TPU lain monggo, tapi kena biaya gali lubang karena yang menggali bukan dari kami. Biasanya dari masyarakat sekitar. Khusus pemakaman Covid-19 yang dibebaskan biaya di Jatisari," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanaman dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengimbau masyarakat tetap tertib menjalankan protokol kesehatan. Dengan demikian, diharapkan dapat menekan angka kematian.

"Tiap hari kami siapkan 15-20 lubang, tapi hampir habis terus. Tiap hari yang meninggal tidak bisa dibendung," ucapnya. (eyf)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved