Berita Kajen
Mengenal Komunitas Agus Agus Bersaudara Indonesia di Pekalongan, Satu Dipanggil Semua Menoleh
Mengenal Komunitas Agus Agus Bersaudara Indonesia di Pekalongan, Satu Dipanggil Semua Menoleh
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: yayan isro roziki
TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Nama Agus tentu tidak asing di telinga masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa.
Saking banyaknya orang bernama Agus, ternyata ada komunitas untuk mewadahi kesamaan nama ini.
Komunitas orang bernama Agus itu adalah Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI).
Di Pekalongan Raya markas komunitas ini berada di Desa Pandanarum RT 02/RW I No 64, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
"Komunitas AABI ini berdiri pada tahun 2015, tapi untuk di Pekalongan baru 2017," kata Ketua Dewan Agus Cabang (DAC) Pekalongan Raya Komunitas Agus-Agus Bersaudara Indonesia (AABI) Agus Triyanto kepada Tribunpantura.com, Rabu (18/8/2021) sore.
Kemudian untuk anggotanya DAC Pekalongan Raya sendiri saat ini ada 300 orang.
"Di tengah pandemi saat ini komunikasi dengan anggota hanya melalui WhatsApp dan Facebook," ucapnya.
Agus mengungkapkan, kegiatan DAC sendiri banyak sekali yaitu donor darah, peduli lingkungan dan kesehatan, dan sosial masyarakat.
"Sebelum pademi banyak kegiatan komunitas kami, seperti membantu korban banjir, donor darah, santunan anak yatim."
"Di bulan Agustus tahun ini tidak ada kegiatan, hanya tumpengan saja," ungkapnya.
Biasanya pada bulan Agustus, bagi yang namanya Agus mendapatkan promo makan gratis di berbagai tempat dan pembuatan SIM gratis.
"Kebahagiaan dan rasa syukur sekali menyandang nama Agus, karena ketika di bulan Agustus banyak mendapatkan voucher makan gratis ataupun yang lainnya."
"Tapi, tahun ini karena pademi belum banyak mendapat sebaran promo makan gratis ataupun yang lainnya," imbuhnya.
Agus menyadari bahwa namanya memang pasaran sejak kecil hingga sekarang.
Tapi ia merasa bangga ternyata nama 'Agus' ketika disatukan itu sangat seru sekali
"Susahnya, kalau pas ngumpul bareng komunitas panggil nama Agus, pasti semuanya menoleh."
"Tapi tetap bangga, asik, dan senang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/agus-agus-bersaudara-indonesia-aabi-cabang-pekalongan.jpg)