Breaking News:

Berita Pekalongan

Pemkot Pekalongan Terima Bantuan 40 Unit Tabung Oksigen dari BI Tegal, Begini Kata Aaf

Pemkot Pekalongan Terima Bantuan 40 Unit Tabung Oksigen dari BI Tegal, Begini Kata Aaf

Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal Muhammad Taufik Amrozy menyerahkan bantuan tabung oksigen berserta isi dan regulatornya kepada Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, di Ruang Kerja Wali Kota Pekalongan, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Walaupun lonjakan kasus penyebaran Covid-19 di Kota Pekalongan sudah mulai melandai, namun Pemerintah Kota Pekalongan masih tetap waspada dan  mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Melihat hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan sebanyak 40 unit tabung oksigen beserta isi dan regulator untuk Pemerintah Kota Pekalongan.

Bantuan ini diserahterimakan secara simbolis dari Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal Muhammad Taufik Amrozy kepada Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, di Ruang Kerja Wali Kota Pekalongan, Senin (4/10/2021).

Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Aaf mengapresiasi dan terima kasih kepada BI Tegal yang kembali hadir dan membantu Pemkot dan masyarakat Kota Pekalongan yang membutuhkan baik pada saat musibah banjir, pandemi Covid-19, maupun menyalurkan bantuan-bantuan sosial lainnya.

"Alhamdulillah pada hari ini, lagi dan lagi BI Tegal kembali membantu Pemkot Pekalongan."

"Saat ini BI membantu 40 unit tabung oksigen beserta isi dan regulatornya."

"Menurut saya, bantuan ini tidak ada kata terlambat. Walaupun kasus Covid-19 di RSUD Bendan sudah nol, tetapi tabung oksigen ini masih dibutuhkan untuk pasien-pasien non Covid-19 juga," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan kepada Tribunpantura.com.

Menurut Aaf, bantuan puluhan tabung oksigen ini juga disiapkan untuk berjaga-jaga, jika nantinya ada lonjakan kasus Covid-19 varian baru.

Namun, pihaknya berharap kasus Covid-19 di Kota Batik terus mereda dan bisa segera hilang.

"Kami menyambut baik sinergitas antara Pemkot Pekalongan dengan BI Tegal yang sudah terjalin dengan baik sejak lama. 

"Kita tetap berjaga-jaga jika ada varian Covid-19 baru, sebab di luar negeri sudah ada varian baru."

"Mudah-mudahan tidak sampai masuk di Indonesia khususnya di Kota Pekalongan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved