Kriminal dan Hukum

Update Dugaan Perkosaan yang Bikin Kasatreskrim Boyolali Dicopot, Kuasa Hukum: Suka Sama Suka

Update Dugaan Perkosaan yang Bikin Kasatreskrim Polres Boyolali Dicopot, Kuasa Hukum Terduga Pelaku: Suka Sama Suka

Istimewa/net
Ilustrasi korban pelecehan seksual. 

Tukinu tidak membenarkan tudingan R terhadap kliennya yang menyebutkan diajak oknum Polisi, diancam menggunakan pisau, dan dijambak rambutnya.

Dia menegaskan bahwa saat di hotel yang membawa kunci pintu kamar adalah R.

"Saat itu R diberi leluasa keluar masuk kamar, bahkan R sempat keluar untuk membeli cilok."

"Nah setelah hubungan itu klien saya tertidur dia (R) pulang naik ojek," imbuhnya.

Namun, ditegaskan Tukinu, kliennya tak mengenal penyidik Polres Boyolali.

Hanya, memang diakui, GWS mempunyai teman seorang anggota polisi yang dulu bertugas di jajaran Polres Boyolali.

"Kenalan klien saya dulu polisi, kerja di Polsek, mungkin teman bermainnya. Jadi tidak ada yang kenal dengan penyidik di Polres itu," tutur dia.

Tukinu mengatakan kliennya saat ini merasa nama baiknya tercemar akibat pemberitaan yang beredar. Keluarga kliennya juga merasa kurang nyaman.

"Apalagi GWS ini belum beristri dan umurnya masih 23 tahun," ujarnya.

Terkait pencemaran nama baik, kliennya belum terpikir melaporkan balik.

"Klien saya belum menyatakan sikap untuk melaporkan balik," tuturnya.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan Polda Jateng telah memanggil GWS untuk dimintai keterangannya.

GWS juga akan kembali diperiksa oleh penyidik.

"Rencana GWS akan diperiksa penyidik beberapa hari ke depan," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved