Berita Tegal

UMKM Tegal Ikuti Program Inkubasi Bisnis, Dongkrak Pemulihan Ekonomi

Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Tegal melakukan gebrakan untuk membina sekaligus mencetak UMKM unggulan.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Moch Anhar
TribunPantura.com/Fajar Bahruddin Achmad
Fajar Sukmanda, menunjukkan hasil produksi telur asin masir buatannya dalam Pameran UMKM Kota Tegal di Hotel Bahari Inn Tegal, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Tegal melakukan gebrakan untuk membina sekaligus mencetak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) unggulan di Kota Tegal. 

Langkah tersebut adalah gebrakan inkubasi bisnis untuk mengawali tahun 2022. 

Hal itu diwujudkan dengan penandatanganan antara Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal dan Bio Hadikesuma Management Training & Consulting (BHMTC) Indonesia, pada Rabu (2/2/2022). 

Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal, melalui Kepala Bidang UKM dan Koperasi, Denny Anggoro mengatakan, penandatanganan kesepakatan ini adalah tindak lanjut dan keseriusan dinas dalam merespon Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: Ada Dua Kasus Sodomi di Brebes, Polda Jateng Apresiasi Polres Gercep Ciduk Pelaku

Baca juga: Tukang Kebun Bejat Asal Brebes, Pemah Dibui Kasus Sodomi, Sudah Bebas Sasar Tiga Bocil Lagi

Sekaligus untuk membantu percepatan pertumbuhan usaha UMKM dengan harapan dapat menemukan UKM unggulan dari Kota Tegal.

Termasuk untuk membantu program pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi.

Denny mengatakan, kehadiran program inkubasi ini menjadi gagasan dan pola baru dinas, khususnya di bidang UKM dan koperasi. 

Sebagai bukti komitmen dan keseriusan atas imbauan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah. 

"Kami melibatkan BHMTC Indonesia yang di pimpin oleh Mas Bio Hadikesuma untuk bisa membuat perubahan dari sisi model pelatihan yang terukur. Sehingga harapan ke depan dinas bisa menjadi solusi atas kendala UMKM di lapangan," kata Denny dalam rilis yang diterima TribunPantura.com. 

Kepala Seksi UKM Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal, Supriyanto mengatakan, inkubasi bisnis ini merupakan sebuah gebrakan di mana terjadi kombinasi pola kegiatan berbasis pelatihan untuk UMKM di Kota Tegal. 

Selain itu, juga dilakukan pendampingan yang dilakukan dalam kurun waktu 6 sampai 8 bulan. 

Pihaknya pun sudah memilih 25 perserta dari total 38 pendaftar. 

Sementara untuk kegiatan inkubasi bisnis tersebut akan dimulai pada, Senin 7 Februari 2022, mendatang.
 
"Semoga ini bisa memberikan jawaban bagi para UKM yang ada di Kota Tegal. Khususnya yang mau belajar dari BHMTC Indonesia yang sudah berpengalaman secara nasional selama 15 tahun," ujarnya. 

Sri Rahayu, pemilik usaha olahan ikan Tjipta Food, mengaku sangat antusias untuk ikut program inkubasi tersebut. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved