Selasa, 19 Mei 2026

Berita Kendal

Cegah Penyebaran Varian Omicron, Dinkes Kendal Minta Puskesmas Tracing 15 Orang Per Hari

Meningkatnya kasus aktif Covid-19 di Kendal seiring peningkatan tracing dan testing tenaga kesehatan untuk memutus rantai penyebaran varian Omicron.

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: Moch Anhar
TRIBUNPANTURA.COM/SAIFUL MA'SUM
Seorang pekerja perusahaan di Kendal mengikuti vaksinasi booster yang dicanangkan Disperinaker, Senin (7/2/2022) di Pendopo Tumenggung Bahurekso. 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Meningkatnya kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Kendal seiring peningkatan tracing dan testing tenaga kesehatan untuk memutus rantai penyebaran varian Omicron.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Parno mengatakan, saat ini angka Covid-19 di Kendal berjumlah 869 kasus.

Sebanyak 12 kecamatan masuk dalam kategori zona merah Covid-19 dengan total angka kasus lebih dari 30 orang.

Baca juga: Kembangkan Program Dolan PAUD, Tampung Aspirasi Tenaga Pendidik dan Ortu Murid

Baca juga: Polres Tegal Adakan Trauma Healing Bagi Anak Pengungsi Dermasuci yang Terdampak Tanah Bergerak

Baca juga: Staf Terkonfirmasi Covid-19, Perpusda Tegal Batasi Pengunjung, Perpustakaan Keliling Dihentikan

Kasus tertinggi berada di Kota Kendal dengan jumlah warga terpapar lebih dari 90 orang.

Meski demikian, Parno menegaskan, kondisi di Kabupaten Kendal masih terbilang aman.

Karena mayoritas warga yang terpapar tidak disertai gejala.

Hanya ada 28 orang yang kini dirawat di rumah sakit dengan gejala sedang.

"Kendal masih aman, kebanyakan yang terkena tidak gejala atau OTG. Gejalanya pun ringan, meskipun penularannya cepat. Saya kira tidak ada yang perlu ditakuti, waspada tetap harus," terangnya, Selasa (15/2/2022).

Menurutnya, tingginya kasus terpapar di Kendal terjadi seiring kencangnya tracing dan testing yang dilakukan.

Parno menyebut, tenaga kesehatan di Kabupaten Kendal memiliki kewajiban tracing 104 orang setiap harinya.

Setiap puskesmanya ditarget bisa melakukan tracing kepada 15 orang per hari.

Hal itu dilakukan untuk mendeteksi lebih dini, sejauh mana tingkat penyebaran Covid-19 varian Omicron agar lebih mudah diantisipasi.

"Yang penting, prokesnya masyarakat jangan sampai lupa. Karena penularan virus saat ini cukup cepat," pintanya. 

Sementara itu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto menegaskan, melonjaknya kasus dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian pemerintah setempat.

Pihaknya berupaya penuh melakikan penanganan dengan memastikan 3 indikator agar tetap berjalan dan disiapkan dengan baik.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved