Berita Pendidikan
Undip Luluskan 1.504 Mahasiswa, Upacara Wisuda Digelar Secara Luring 4 Hari
Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan Upacara Wisuda yang ke-166 secara luring, yang dilaksanakan dalam 8 tahap.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: m zaenal arifin
TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Untuk kali pertama sejak pandemi Covid-19 mewabah, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan Upacara Wisuda yang ke-166 secara luring, yang dilaksanakan dalam 8 tahap.
Pelaksanaan wisuda dilaksanakan selama 4 hari yakni sejak Selasa (17/5/2022) hingga Jumat (20/5/2022) dengan 2 tahapan pelaksanaan setiap harinya, dan diikuti 1.504 wisudawan.
Dalam pidatonya, Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama S.H., M.Hum., mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang secara resmi berhak menyandang gelar barunya.
“Mengawali wisuda ini saya selaku Rektor mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang baru saja diwisuda periode ke-166 baik sebagai Doktor, Magister, Spesialis, Profesi, Sarjana, Diploma 3, dan Diploma 4, dengan doa semoga saudara sukses dan tercapai apa yang dicita-citakan baik dunia maupun akhirat,” ungkap Prof. Yos.
Prof. Yos menambahkan bahwa para wisudawan Undip harus bangga dan harus tetap bersyukur telah menempuh pendidikan di Undip.
Karena saat ini sudah ada puluhan Program Studi di Undip yang sudah terakreditasi institusi Internasional baik oleh ABEST, IABEE, ASIIN, FIBAA dan Universitasnya sudah terakreditasi A.
Selain itu, berbagai prestasi juga telah Undip capai, di antaranya rangking 1 Nasional Universitas terbaik Versi QS yang alumninya paling cepat mendapat pekerjaan, ranking 2 Nasional dan 30 Dunia Universitas terbaik versi Greenmetric pada tahun 2020 dan 2021.
Selain itu, ranking 2 Universitas Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) Terbaik 2020-2021 versi Kementerian Pendidikan dan kebudayan Ristek, serta masuk 5 besar Universitas terfavorit dalam SNMPTN tahun 2019, 2020, 2021, 2022.
Prof. Yos berpesan kepada para wisudawan agar terus menanamkan integritas dan keikhlasan.
Dengan integritas, wisudawan diharapkan berkompetisi di dunia dengan cara-cara yang ksatria dan beretika.
"Integritas juga bermakna ikhlas, artinya segala tindakan, perbuatan, ucapan kita, bukan semata untuk kepentingan pribadi kita, akan tetapi tujuan utamanya justru untuk membahagiakan orang lain sebesar mungkin," pesannya.
Prof. Yos menambahkan, mahkota terindah yang menjadi kebanggaan bukanlah gelar, jabatan, kekayaan, kedudukan, tetapi senyum bahagia orang lain yang dilayani dengan profesi.
"Seharusnya senang melihat orang lain gembira dan sedih melihat orang lain susah,” sambung Prof. Yos.
Selain itu, wisudawan diharapkan terus tingkatkan kualitas dan terus berinovasi dalam segala hal baik urusan dunia maupun akherat.
Komitmen tersebut merupakan upayakan untuk selalu berusaha membangun dan menghadirkan inovasi-inovasi sekecil apapun dalam setiap langkah kita, agar kehidupan semakin lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Undip-Semarang-melaksanakan-Upacara-Wisuda.jpg)