Berita Kajen

Sidak Orang Asing, Kantor Imigrasi Pemalang Cek Dokumen Warga India hingga Pakistan

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang menggelar kegiatan pengawasan orang asing di sejumlah perusahaan yang punya tenaga kerja asing.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Tribun Pantura.com/Indra Dwi Purnomo
Tim Pora dan Keimigrasian Kelas I Non TPI Pemalang periksa dokumen TKA dari Pakistan yang PT Shirhaaq Jaya International di Jalan Kertijayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang menggelar kegiatan pengawasan orang asing di sejumlah perusahaan yang punya tenaga kerja asing di Kabupaten Pekalongan.

Tujuan pengawasan ini, untuk mencegah terjadinya yang tidak diinginkan di Kota Santri.

"Untuk di lapangan, kami memeriksa tiga lokasi di antaranya PT Kabana Textile Industri, di PT Busana Utama Tekstil, dan di PT Shirhaaq Jaya International," kata Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kelas I Non TPI Pemalang Washono kepada Tribunjateng.com, Kamis (2/6/2022).

Pihaknya, menjelaskan bahwa sidak kali ini adalah operasi gabungan pengawasan Keimigrasian di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Aksi sidak itu juga dilakukakan bersama dengan Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) yang terdiri dari Polres, Kejaksaan, Disnaker dan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan.

"Hasil sidak tadi, kita memeriksa di tiga lokasi yakni PT Kabana ada empat TKA yang sudah sesuai dokumen keimigrasian. Terkahir pengecekan di PT Srikat Jaya terdapat satu TKA dan juga tidak ada pelanggaran," jelasnya.

Washono mengungkapkan, ada 11 TKA yang izin tinggal keimigrasian di Kabupaten Pekalongan.

"Kalau total izin tinggal keimigrasian ada 11. Ada yang kerja, kawin campur, kemudian ada permohonan kunjungan keluarga."

Pihaknya menambahkan, warga negara TKA itu berasal dari India dan Pakistan.

"Ada empat TKA asal Pakistan, satu orang dari India, dan lainya masih berada di Jakarta serta akan dipreiksa lain waktu," tambahnya.

Sementara itu, Nasiir Khan, warga negara Pakistan mengatakan, bahwa selama 15 tahun tinggal di Indonesia baru pertama kali menjumpai inspeksi mendadak dari kantor keimigrasian.

"Saya di Indonesia sudah sejak 2007. Usaha ekspor Batik ke Malaysia. Bagus ada pemeriksaan dokumen dan dokumen saya lengkap," kata WNA asal Pakistan, Nasir Khan di tempat usahanya yang berada di PT Shirhaaq Jaya International di Jalan Kertijayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved