Berita Jateng

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Siap Sampaikan Aspirasi Rakyat Soal Kenaikan Harga BBM

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap menerima masukan dan aspirasi rakyat terkait kenaikan harga BBM.

Penulis: hermawan Endra | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Ganjar saat menghadiri acara Diskusi Publik Pemetaan Resiko Bencana DAS Juwana, di Hotel Gumaya Semarang, Selasa (23/8/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap menerima masukan dan aspirasi rakyat terkait kenaikan harga BBM.

Untuk itu, Ganjar membuka ruang dialog guna menghindari aksi massa atau demo.

“Kita sudah rapatkan dengan forkopimda termasuk dengan kemendagri. Maka kita minta teman-teman yng ingin menyampaikan aspirasi, kita buka ruang dialog,” kata Ganjar di rumah dinasnya, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Penyebab Kecelakaan Maut Minibus Hiace di Tol Batang-Semarang Masih Dalam Penyelidikan Polisi

Melalui ruang dialog yang nantinya difasilitasi Kesbangpol Jateng, Ganjar berharap masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau berargumentasi bisa mendapatkan ruangnya.

“Boleh disampaikan secara terbuka dan kita dengarkan dan ruang-ruang dialog inilah yang coba kita berikan agar semuanya clear,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI ini memahami apa yang dirasakan warga pasca kenaikan harga BBM.

Baca juga: Buka Muswil ABP-PTSI Jawa Tengah, Ganjar: Inovasi dan Adaptasi PTS Harus Secepat Perkembangan Zaman

Harapannya, lanjut Ganjar, melalui ruang dialog ini aspirasi dan argumentasi bisa dijelaskan.

“Kalau ada masukan-masukan katakan ‘oh ya memang harus naik oke tapi mesti ada perbaikan satu dua tiga’ ya kita akan perbaiki itu dan itu kalau muncul dari Jawa Tengah akan kita teruskan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Ganjar dan Forkopimda Jawa Tengah mengerahkan tim pengendali inflasi daerah (TPID) guna mengontrol dampak kenaikan harga BBM.

Baca juga: Sejumlah Bantuan Mengalir ke Warga Miskin yang Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni di Kudus Ini

Stok BBM, kata Ganjar, akan dipantau ketat oleh Polri dan TNI.

Sehingga masyarakat dipastikan mendapat suplai yang pas dan tidak ada penyelewengan.

“Kapolda tadi pagi sudah mengumumkan dioperasi semuanya dan sudah ada yang tertangkap."

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut Tewaskan 7 Penumpang Minibus, Ini Kesaksian Supir Truk Trailer

"Artinya publik tidak boleh main-main dalam situasi sulit seperti ini."

"Maka kapolda dan pangdam sudah memerintahkan agar setiap tempat BBM, SPBU, dan sebagainya pasti dijaga,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved