Berita Batang

Tangani Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkab Batang Siapkan Dana untuk BLT

Pemerintah Kabupaten Batang saat ini sedang menyiapkan Dana Transfer Umum (DTU) untuk digunakan dalam menangani dampak kenaikan harga BBM.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat mengikuti konferensi vidio, Antisipasi Kenaikan BBM bersama Mendagri, di Ruang Comand Center, Kabupaten Batang, Senin (5/9/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang saat ini sedang menyiapkan Dana Transfer Umum (DTU) untuk digunakan dalam menangani dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Berdasarkan arahan dari Mendagri, besaran DTU yang digunakan sebesar 2 persen.

Untuk menentukan besaran BLT, Pemkab Batang sedang merumuskan dengan kembali berdiskusi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Forkopimda bersama Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan pemantauan akan segera dilakukan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Selasa 6 September 2022 Naik Rp 4.000 per Gram

“Kami juga akan memantau penyaluran BLT, agar tepat sasaran,” tuturnya dalam keterangan rilis, Selasa (6/9/2022).

Lebih lanjut, BLT dapat diberikan melalui beberapa alokasi antara lain Dana Desa (DD), Dana Tak Terduga (DTT).

“Untuk menentukan besaran BLT yang akan disalurkan harus berdasarkan regulasi, dalam pekan ini akan menggelar rapat koordinasi bersama TPID dan OPD terkait, agar jumlahnya sesuai dan tepat sasaran,” tegasnya.

Pemkab bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akan membentuk tim untuk melakukan pendampingan, sehingga anggaran tepat sasaran.

Baca juga: Pemkab Tegal Dorong Kebangkitan Sektor Ekonomi Kreatif

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP M. Irwan Susanto menerangkan, pengamanan yang diberikan lebih menitikberatkan pada pendampingan kepada pengelola SPBU, agar subsidi dari Pemerintah Pusat tepat sasaran.

“Selama ini subsidi BBM yang diberikan tidak tepat sasaran, karena dimanfaatkan oleh pihak-pihak di luar ketentuan,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved