Berita Slawi
Video Cerita Sukses Merintis Usaha Aksesoris, Berawal dari Hobi
Pemasaran aksesoris Izzi Craft tak hanya di Kabupaten Tegal atau Indonesia saja tapi sudah sampai luar negeri.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: restu dwi r
TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Berikut video Cerita Sukses Merintis Usaha Aksesoris, Berawal dari Hobi
Siapa sangka, berawal dari hobi membeli dan kemudian membuat aksesoris sendiri, menjadi jalan untuk Ivon Linza Kurniasih membuka bisnis yang diberi nama Izzi Craft.
Banyaknya jenis aksesoris dan inovasi yang terus dilakukan, pemasaran Izzi Craft tidak hanya di lokasi Kabupaten Tegal atau Indonesia saja tapi sudah sampai keluar negeri.
Ditemui saat berada di rumahnya yang sekaligus menjadi galeri aksesorisnya beralamat di Desa Karanganyar, RT 01/RW 02, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Ivon bercerita ia mulai merintis bisnis sejak tahun 2017 lalu.
Usahanya berawal dari hobi membeli dan membuat aksesoris sendiri.
Kemudian teman-teman, orang di sekitarnya banyak yang tertarik, akhirnya muncul ide untuk lebih serius membuat dan kemudian memasarkan.
Bahkan karena banyak nya peminat, Ivon tidak hanya menjual aksesoris yang sudah jadi, tapi juga menyediakan bahan-bahan dasar untuk pembuatan aksesoris dan kerajinan tangan.
"Awalnya saya iseng membuat bros untuk dipakai sendiri, saya juga tidak menyangka ternyata banyak yang tertarik dan minat."
"Kalau sekarang selain bros, ada juga produk kalung, gelang, anting, strap untuk masker, dan masih banyak lagi."
"Kadang juga kami bisa membuat sesuai pesanan konsumen," ungkap Ivon, Jumat (9/9/2022).
Setiap harinya, Ivon dibantu oleh tiga sampai empat orang karyawan, termasuk dirinya sendiri juga masih turun tangan untuk membuat aksesoris.
Semisal sedang banyak pesanan atau orderan, maka perempuan 40 tahun ini memberdayakan warga sekitar rumahnya untuk membantu pengerjaan aksesoris sesuai kemampuan masing-masing.
Selain banyak diminati oleh masyarakat, ataupun reseller yang menjual produk aksesoris, Izzi Craft juga diminati oleh beberapa perusahaan utamanya untuk dijadikan sebagai suvenir.
Seperti yang paling baru, produk bros milik Ivon dipesan oleh Permata Bank sebanyak 2 ribu buah.
Mengangkat budaya lokal Kabupaten Tegal, bros buatan Ivon mengusung tema batik Tegalan yang memiliki ciri khas tersendiri.