Mobil Bergoyang di Marina Semarang

Banyak Video Mesum di Hp Pasangan Mobil Bergoyang, Kapolrestabes Semarang: Dokumentasi yang Apik

Polrestabes Semarang telah menangkap basah dua pasangan selingkuh yang sedang asik bergoyang di dalam mobil di Kawasan Marina Kota Semarang.

TribunPantura.com/Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Kedua tersangka kasus perbuatan asusila di tempat umum dihadirkan pada saat konkonferensi pers di Polrestabes Semarang. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Baru baru ini Polrestabes Semarang telah menangkap basah dua pasangan selingkuh yang sedang asik bergoyang di dalam mobil di Kawasan Marina Kota Semarang.

Dua pasangan yang saat ini menjadi tersangka yakni GC (32) pria, AR (26) perempuan dan keduanya telah memiliki keluarga masing-masing atau memiliki suami dan istri.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyebut, kasus perbuatan asusila di tempat umum yang melibatkan dua tersangka di kawasan marina memiliki istilah mobil bergoyang

"Tapi ini goyanganya plus di mobil," katanya, dalam konferensi pers di Polrestabes Semarang, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Narapidana Ini Nikahi Wanita Pujaan di Dalam Lapas Kedungpane Semarang, Mas Kawin Rp 100 Ribu

Lanjutnya, selain itu kedua pasangan tersebut juga sering melakukan hubungan intim di tempat lain dan tindakannya tersebut juga diabadikan dalam bentuk rekaman vidio.

"Kemudian di tempat lain juga sering dilakukan bahkan disertai dengan dokumentasi yang apik ini," ujarnya.

Tersangka perempuan AR (26) menjawab saat di tanyai oleh Kapolrestabes Semarang apakah benar motif yang dilakuan suka sama suka.

"Iya (sambil menundukan kepala)," jawabnya.

Baca juga: Persekat Tegal Naik ke Posisi 8 di Klasemen Sementara Grup Tengah Pekan 3 Liga 2 2022/2023

Selain itu tersangka laki-laki GC (32) mengaku, baru sebentar dan hanya beberapa bulan menjalin hubungan dengan AR (26).

"Dua bulan," tambah tersangka laki-laki.

Selain itu pada saat memperlihatkan barang bukti berupa HP, Irwan menambahkan, dokumentasi dari hubungan mereka cukup banyak di dalam HP.

Pasalnya kedua pasangan tersebut aktif berkirim pesan dari hasil dokumentasinya.

Baca juga: Seorang Petani Warga Kejobong Purbalingga Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Sawah

"Jadi aktif, kadang mereka berdua, kadang sana yang ngirim, sini yang ngirim," ucapnya.

Atas perbuatan tersebut kedua tersangka dijerat pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

Dari kasus tersebut Polrestabes Semarang mengamankan barang bukti satu buah Handphone merek Huawai berwarna Rose Gold, satu buah Handphone merek Poco berwarna hitam, satu buah Handphone merek Oppo berwarna putih dan satu mobil merek Honda Jazz beserta kunci dan STNK. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved