Berita Jateng

Mampu Pangkas Perantara Distribusi Beras, Gubernur Ganjar Acungi Jempol Gapoktan Ambarawa Ini

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat praktik Gapoktan Subur di Desa Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Penulis: hermawan Endra | Editor: m zaenal arifin
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat praktik Gapoktan Tani Subur di Desa Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. 

"Baik Gapoktan maupun petani yang menjadi anggota bisa mendapatkan keuntungan yang baik dari proses itu. Tinggal manajemennya diperbaiki lagi agar lebih efisien."

"Harapannya dari kekuatan kecil ini nanti bisa direplikasi," jelasnya.

Sejauh ini dari delapan kelompok tani di Desa Tambakboyo itu luas lahan pertanian padi mencapai 110 hektar.

Baca juga: Narapidana Ini Nikahi Wanita Pujaan di Dalam Lapas Kedungpane Semarang, Mas Kawin Rp 100 Ribu

Rata-rata tiap 1 hektar menghasilkan sekitar 8 ton gabah kering.

Sementara untuk proses penggilingan, Gapoktan Tani Subur mampu menggiling padi sebanyak 1,5 ton per hari.

"Tadi mereka butuh rice mill yang gede lagi kapasitasnya, vertical dryer atau pengering kira-kira Rp 300 juta."

"Itu bisa kredit pakai KUR, plafonnya bisa sampai Rp 500 juta, suku bunganya rendah cuma enam persen, maka kita bisa ajari itu," kata Ganjar. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved