Berita Slawi

Resmikan Kantor Bank Jateng KCP Banjaran, Bupati Tegal: Semakin Mempermudah Masyarakat

Bupati Tegal, Umi Azizah, meresmikan Kantor Bank Jateng KCP Banjaran Kecamatan Adiwerna belum lama ini. 

Dokumentasi
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat meresmikan Kantor Bank Jateng KCP Banjaran Kecamatan Adiwerna belum lama ini. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI – Bupati Tegal, Umi Azizah, meresmikan Kantor Bank Jateng KCP Banjaran Kecamatan Adiwerna belum lama ini. 

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Umi, didampingi Direksi PT Bank Jateng, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, dan Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal. 

Lewat sambutannya, Umi menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan beserta segenap karyawan Bank Jateng KCP Banjaran yang akan menempati kantor baru.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya kantor baru ini semakin mempermudah masyarakat, khususnya pelaku usaha dalam mengakses produk layanan jasa perbankan, serta mampu mendukung perputaran perekonomian daerah yang terus bergerak naik pasca pandemi,” ujar Umi, dalam rilis, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Diiringi Tangis Histeris, Begini Suasana Pemakaman Jenazah Iwan Budi PNS Bapenda Kota Semarang

Umi memandang, keberadaan unit usaha cabang pembantu Bank Jateng Slawi ini akan membantu upaya pemerintah dalam menumbuhkembangkan budaya menabung di kalangan masyarakat, disamping memajukan ekosistem ekonomi lokal.

“Kebiasaan menabung ini baik untuk keperluan investasi, keamanan, simpanan hari tua maupun cadangan yang sewaktu-waktu dapat digunakan manakala terjadi resiko yang menimpa diri sendiri, keluarga maupun usahanya,” jelas Umi.

Terlebih, mata pencaharian dominan masyarakat Banjaran Adiwerna ini banyak bergerak di sektor usaha industri pengolahan dan perdagangan. 

Sehingga ini harus diimbangi dengan ketersediaan lembaga keuangan.

Baca juga: Waspada, 19 Kecamatan di Banyumas Masuk Kategori Rawan Tanah Bergerak

Kehadiran jaringan KCP Bank Jateng Slawi ini, akan menjadi referensi bagi masyarakat Banjaran yang banyak bergerak di sektor home industry UMKM dalam mengakses layanan perbankan.

Di sisi lain, Umi mengatakan digitalisasi perbankan menjadi salah satu tantangan lembaga keuangan di era society 5.0 saat ini yang harus ditopang dengan kemajuan infrastruktur tekfin. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved