Berita Batang

33 Persen APBD 2023 Kabupaten Batang untuk Anggaran Pendidikan

Pemerintah Kabupaten Batang setiap tahunnya meningkatkan anggaran untuk pendidikan.

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA/Dina Indriani
Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki saat inspektur upacara Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Bupati setempat, Selasa (2/5/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang setiap tahunnya meningkatkan anggaran untuk pendidikan.


Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyampaikan pada 2023 ini, dengan total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang sebesar Rp 1,8 triliun 33 persennya atau sekitar Rp 594 Miliar dialokasikan untuk program pendidikan.


"Anggaran untuk program pendidikan 2023 jauh lebih meningkat dari tahun sebelumnya, yakni sekitar 33 persen dari APBD atau Rp 594 Miliar," tutur Lani usai menjadi inspektur upacara Hari Pendidika Nasional di Halaman Kantor Bupati setempat, Selasa (2/5/2023).


Lani menyebut keberpihakan APBD untuk pendidikan agar semua masyarakat Kabupaten Batang mendapatkan hak-hak pendidikan dasar, sehingga ada peningkatan indek pembangunan nasional (IPM). 


Beberapa program kurikulum pendidikan dari pemerintah pusat telah dilaksanakan seperti pendidikan mengajar dan program merdeka belajar untuk seluruh tenaga pendidik serta siswa di Kabupaten Batang.


"Merdeka belajar bertujuan memudahkan siswa menerima pelajaran dari guru menggunakan teknologi-teknologi IT yang terus berkembang dan memudahkan pemantauan oleh pihak luar kepada bidang pendidikan.


Dan setiap pihak termotivasi untuk memperjuangkan pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.

 

Sementar itu, Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang, Bambang Suryantoro S menyatakan saat ini Kabupaten Batang baru memiliki 87 guru penggerak dari jumlah total guru di Batang yang mencapai 6 ribu orang. 


"Program PGP memang dari biaya pemerintah pusat yang konon kabar perorang biayanya berkisar Rp15 jutajuta,"ungkapnya. 


Ia pun berharap guru-guru di Kabupaten Batang bisa menjadi guru penggerak semuanya untuk mensukseskan kurikulum merdeka belajar. 


"Oleh karena itu, saya harap pusat untuk terus membiayai program ini, sehingga kerikulum merdeka belajar bisa sukses,"pungkasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved