Berita Jateng
3 Juta Kendaraan di Jateng Menunggak Pajak, Bapenda Genjot Melalui Aplikasi Signal
Aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal) mulai diperkenalkan ke masyarakat Jawa Tengah.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m zaenal arifin
Progres capaian sampai bulan Mei di kisaran 37 persen.
Target tersebut naik dibandingkan tahun 2022 di angka Rp 5,4 triliun.
"Adanya aplikasi Signal kami pasti makin optimis meraih target tersebut," ujarnya.
Digitalisasi, kata Eddy, memang membutuhkan waktu tapi harus digarap secara serius.
Meskipun angka pengguna pembayaran secara digital jumlahnya belum signifikan.
"Saat ini angka (pengguna digital) belum proporsional. Namun, saya yakin nanti pola pembayaran wajib pajak akan berubah," katanya.
Kepala PT Jasa Raharja Jawa Tengah Jamuda Marbun mengatakan, pembayaran di Signal dilengkapi pula pembayaran untuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Angkutan Jalan (SWDKLLJ).
Pembayaran SWDKLLJ penting dilakukan sebab sebagai perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
"Nanti negara hadir bilamana pemilik kendaraan alami kecelakaan," paparnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.