Berita Jateng
Muhammadiyah Jateng Teken MoU Dengan IISM, Targetkan Program Kelas Internasional di Tiap Kota
Penandatanganan untuk menyuntik motivasi sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah menjalankan program kelas internasional.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: m zaenal arifin
TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, melakukan penandatanganan kerja sama dengan International Islamic School of Malaysia, Senin (5/6/2023).
Majelis Dikdasmen merupakan lembaga yang membawahi pendidikan tingkat dasar dan menengah pada sekolah-sekolah dalam naungan Muhammadiyah.
Acara penandatanganan berlangsung di Gedung Kuliah Bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).
Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jateng, Iwan Junaedi mengatakan, penandatanganan untuk menyuntik motivasi sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah menjalankan program kelas internasional.
"Melanjutkan amanah dari pusat untuk mewujudkan kelas internasional. Hari ini kita mulai dengan MoU dengan IISM," katanya kepada awak media di Unimus.
Pihaknya merinci terdapat 27 SD, 23 SMP dan 31 SMA/MA/SMK di Jateng yang berada di bawah naungan Muhammadiyah.
Dari data itu, ia menargetkan setiap kota/kabupaten di Jateng mampu menyelenggarakan program kelas internasional.
"Nah salah stau program yang ditekankan PW Muhammadiyah Jateng agar setiap kabupaten/ kota memiliki Internasional Class Program sekurang-kurangnya 1 sekolah," tegasnya.
Untuk mewujudkan hal itu, PW Muhammadiyah bergerak cepat menggandeng International Islamic School of Malaysia (IISM).
Iwan menilai, dengan membuka kelas internasional akan menjadikan sekolah Muhammadiyah menjadi lembaga yang lebih baik dan unggul.
"Kita mulai dengan membangun kesepakatan bersama dengan IISM," tuturnya.
Manager corporate affair departmebt of Internat Islamic School of Malaysia, Ahmad Zaki menyambut baik rencana PW Muhammadiyah Jateng.
Bahkan, pihaknya juga telah melakukan hal serupa di beberapa negara untuk menjadikan sekolah Muhammadiyah unggul.
"Ini menjadi kelanjutan pertemuan di bulan Mei lalu. Kali ini kita kembangkan kerja sama sekolah-sekolah di Muhammadiyah. Kita juga telah melakukan itu di berbagai negara," katanya.
Tak tanggung-tanggung, pihaknya bakal menggelar beberapa program pendukung kelas Internasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/MoU-Muhammadiyah-dengan-IISM.jpg)