Berita Batang

Puluhan Emak-emak Denasri Kulon Batang Protes, Sudah Bayar PBB Tapi Masih Ditagih

Puluhan emak emak warga RT 04 RW 03 Desa Denasri Kulon Kecamatan/ Kabupaten Batang protes lantaran

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA/Dina Indriani
Sejumlah emak-emak Denasri Kulon saat menunjukkan SPPT PBB 


Para petugas penarik PBB setiap tahun melakukan tagihan kepada wajib pajak namun tidak saat ditarik mereka membayarnya. 


"Setiap ada SPPT selalu saya tarik, dan itu pun tidak langsung dibayar, bahkan sampai empat kali ditarik tidak dikasih," terangnya.


Ia menyatakan tahu persis karakter orang-orang wajib pajak khususnya di Desa Denasri Kulon.


Sehingga setelah ada kejadian ini Pemerintah Desa meminta bukti pembayaran PBB yang dari SPPT. 


"Karena saya setiap narik pajak, dan dibayar, SPPT yang saya kasih itu yang besar, di atasnya saya tandatangani di kasih tanggal bulan dan tahun.


Dan bukti yang kecil yang saya bawa,  kalau wajib pajak ada bukti yang besar yang ada tandatangannya saya dan masih ada piutangnya saya bertanggungjawab," ungkapnya. 


Dengan kejadian ini, lanju Sugiarto, kalau wajib pajak tidak menyertakan buktinya, dimungkinkan wajib pajak yang tidak bayar PBB ikut mengaku ngaku sudah membayar. 


"Makanya saya minta bukti pembayaran SPPT yang ada tandatangan dan di situ tertera tanggal, bulan dan tahun," jelasnya.


Sugiarto menyebut di Desa Denasri Kulon ada sekitar 12 orang penarik tagihan wajib pajak PBB dan satu koordinator.


Dan apabila masyarakat ada yang merasa dirugikan bisa diklarifikasi ke Desa. 


"Desa tidak akan mempersulit warga jika memang sudah memiliki bukti pembayaran PBB," pungkasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved