PSIS Semarang
Satu Striker Bergabung dengan PSIS Semarang, Usman Diarra, Ini Sosoknya
Satu lagi pemain berposisi striker bergabung dalam latihan PSIS Semarang jelang mengarungi Liga 1 2023/2024.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: m zaenal arifin
TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Satu lagi pemain berposisi striker bergabung dalam latihan PSIS Semarang jelang mengarungi Liga 1 2023/2024.
Pemain ini yakni Usman Diarra, pemain muda asal Padang berusia 25 tahun yang memiliki darah keturunan asal Mali.
Usman terpantau telah bergabung dalam latihan PSIS sejak beberapa hari ini.
Meski baru bergabung, Usman sudah berlatih secara normal dengan tim.
Ditemui usai latihan di Lapangan Sidodadi Semarang, Selasa (20/6/2023) pagi, Usman mengaku sudah menjadi bagian dari PSIS sejak beberapa waktu lalu.
Bahkan ketika bergabung dengan tim Liga 2 Nusantara United musim 2022/2023, kemudian ketika bermain di Taiwan berstatus pemain pinjaman dari PSIS.
Kedatangan Usman dalam latihan tim saat ini atas permintaan CEO PSIS Yoyok Sukawi. Jika kemampuannya cukup baik, ia diharapkan masuk dalam rekomendasi tim pelatih untuk didaftarkan di Liga 1 musim 2023/2024.
"Saya sudah berstatus pemain di PSIS cuma belum tahu apakah nanti akan didaftarkan di Liga atau tidak. Tergantung nanti dari tim pelatih dan manajemen keputusannya bagaimana. Kalau tidak didaftarkan ya mungkin saya akan dipinjamkan lagi," kata Usman.
"Terakhir Pak Yoyok minta saya balik ke Semarang pas lagi di Taiwan. Berharap saja bisa memberikan yang terbaik. Saya terakhir kali bermain di China Taipei, sebelum itu bermain di Nusantara United," jelasnya.
Usman mengaku senang bisa bergabung ke PSIS dan ingin memberikan kemampuan terbaik jika diberi kesempatan.
"Berharap bisa memberikan yang terbaik saja jika didaftarkan," ungkapnya.
Disisi lain, komposisi lini depan PSIS saat ini cukup banyak. Hal ini diakui Usman bukan hal yang mudah untuk mendapatkan posisi utama.
Selain Usman, sederet pemain depan PSIS saat ini di antaranya Carlos Fortes, Vitinho, Taisei Marukawa, Gali Freitas, Rifki Suryawan, Rizky Dwi, Riyan Ardiansyah, dan Muhammad Akrom.
"Pemain depan memang banyak, tapi kesempatan pasti ada. Kita kasih yang terbaik dulu saja. Di Indonesia saya sering bermain sebagai winger, tapi kemarin di luar saya main di striker tengah. Ya bisa multi posisi lah," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.