Senin, 18 Mei 2026

Berita Viral

Perjalanan Lulusan SMAN 3 Semarang Diterima di 21 Perguruan Tinggi Ternama Mancanegara

Pria kelahiran Sukoharjo, 20 Desember 2004 ini memperoleh 27 Letter of Acceptance (LoA) dari 21 perguruan tinggi mancanegara.

Tayang:
Penulis: amanda rizqyana | Editor: m zaenal arifin
Tribun-Pantura.com/Amanda Rizqyana
Maulana Fatahillah Adzima, siswa lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Semarang yang peroleh 27 Letter of Acceptance (LoA) dari 21 perguruan tinggi mancanegara. 

Bahkan ia mengaku mendapatkan medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang geografi dan bidang kebumian.

"Saya sangat tertarik terhadap pembangunan di Indonesia, terutama di Jakarta dan Semarang, contohnya bencana land subsidence atau penurunan permukaan tanah," jabarnya.

Maulana menjelaskan, ia tertarik untuk memberikan solusi dan mengatasi permasalahan penurunan permukaan tanah.

Ia pun ingin mengabdikan dirinya dan berkontribusi pembangunan di Indonesia, terutama pembangunan Ibukota Negara Baru (IKN) Nusantara.

Terkait dukungan keluarga atas prestasinya, Maulana mengatakan kedua orang tuanya selalu suportif dan mendukung sejak mengikuti seleksi BIM hingga mendapatkan LoA.

"Kemudian dari sekolah sendiri karena SMAN 3 Semarang sangat suportif dan membantu saya saat saya mendaftar ke perguruan tinggi luar negeri," tambahnya.

Ia juga menjelaskan kebutuhan mengajukan pendaftaran ke perguruan luar negeri membutuhkan surat rekomendasi, dan segala kebutuhan administrasi hingga pengalihbahasaan surat dilakukan oleh pihak sekolahnya.

Maulana mengatakan dukungan dari sekolah termasuk di antaranya untuk mendapatkan beasiswa BIM.

Sementara dalam proses pengajuan, mulai dari tes, biaya tes, pendaftaran, hingga segala biaya yang diperlukan dikover oleh BIM dilakukan dalam tempo 1 tahun sejak Juni 2022.

Meskipun ia menerima 27 LoA, namun biaya pendaftaran yang ditanggung oleh BIM hanya 8 universitas.

Maulana tetap meneruskan pendaftaran menggunakan biaya sendiri, kendati ia mengaku sejumlah perguruan tinggi menggratiskan biaya pendaftaran.

"Saya cukup diuntungkan oleh hal tersebut karena tidak mengeluarkan biaya untuk pendaftaran yang sangat banyak," tutur Maulana.

Ditanya tentang skor IELTS, ia enggan menyebutkan angkanya.

Namun ia membagikan tips untuk rekan-rekan yang ingin mengajukan beasiswa maupun pendidikan ke mancanegara, agar skor IELTS memenuhi persyaratan universitas tujuan.

Maulana merasa, hal yang paling signifikan dari pemerolehan beasiswanya ialah esai, prestasi, dan rekap nilai selama sekolah.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved