PSIS Semarang

PSIS Semarang Bidik Hokky Caraka, PSS Balas Incar Carlos Fortes, Yoyok Sukawi: Wani Piro?

PSS Sleman melalui presiden direktur klub Gusti Randa menyebut jika pihaknya menginginkan striker PSIS Semarang, Carlos Fortes.

Tribunpantura.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Carlos Fortes melakukan selebrasi usai mencetak gol yang menyelamatkan PSIS Semarang dari kekalahan di menit-menit akhir pertandingan dalam laga uji coba kontra Selangor FC di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (10/9/2023) malam. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - PSS Sleman melalui presiden direktur klub Gusti Randa menyebut jika pihaknya menginginkan striker PSIS Semarang, Carlos Fortes.

Dalam rilis yang diterbitkan Laskar Sembada ke awak media, PSS ingin mendatangkan penyerang baru di bursa transfer paruh musim.

"Kita tahu seperti apa lini depan PSS saat ini dan menurut saya hal tersebut harus dibenahi. Salah satu opsi yang datang adalah dengan merekrut Fortes," ujar Presiden Direktur," Gusti Randa di Omah PSS, Sleman, Rabu (11/10/2023) kemarin.

Hal ini lantas direspons oleh manajemen PSIS melalui Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) tim.

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. (Dokumentasi)

Menurut Yoyok Sukawi, Fortes masih terikat kontrak dan harus ada klausul pembelian apabila PSS menginginkan Fortes.

"Wani piro? Sepak bola profesional harus ada klausul pembelian dong," ujar Yoyok saat dikonfirmasi.

"Wani transfer plus Hokky Caraka?," ujarnya lagi.

Yoyok juga menyampaikan bahwa Carlos Fortes masih memiliki kontrak.

Pemain Timnas Indonesia Hokky Caraka
Pemain PSS SLeman sekaligus Timnas Indonesia Hokky Caraka (KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)

Maka dari itu keputusan pembelian dan pelepasan pemain akan diserahkan ke tim pelatih.

"Fortes saat ini top score team dengan 7 goal dan masih terikat kontrak. Namun yang perlu kami tegaskan bahwa di PSIS hal teknis terkait pemain diserahkan ke tim pelatih," katanya.

"Yang jelas Fortes masih satu striker terbaik di Liga 1, dia sangat kuat, teknik tinggi, dan masih sangat berbahaya di kotak penalti. Apabila ada klub yang ingin, siapa pun klubnya juga harus menawarkan nilai transfer yang sepadan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved