Berita Pekalongan

Tingkatkan Kompetensi, Ratusan Guru RA di Kota Pekalongan Ikuti Workshop Peningkatan Mutu

Tingkatkan kompetensi, ratusan guru RA di Kota Pekalongan ikuti workshop peningkatan mutu.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Istimewa
Sebanyak 194 guru Raudhlatul Athfal (RA) di Kota Pekalongan yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), meningkatkan kompetensinya melalui workshop peningkatan mutu pendidik melalui seni gerak lagu anak tematik motorik dan permainan anak usia dini aktif, kreatif, menyenangkan di ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan. 

TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN - Sebanyak 194 guru Raudhlatul Athfal (RA) di Kota Pekalongan yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), meningkatkan kompetensinya melalui workshop peningkatan mutu pendidik melalui seni gerak lagu anak tematik motorik dan permainan anak usia dini aktif, kreatif, menyenangkan di ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky  mengucapkan selamat kepada IGRA semoga dapat meningkatkan pengabdian di RA.

Dengan pengabdian itu tentu anak-anak secara otomatis terlayani dengan baik dalam hal ilmu dasar.

"Ada 26 RA di Kota Pekalongan yang semuanya swasta dan didirikan dari beberapa organisasi masyarakat. Kendati demikian RA merupakan lembaga pendidikan, bagaimana pihak Kasiman dapat memberikan penghargaan dan upayakan agar para guru yang mengabdi dalam kurun waktu tertentu dapat sertifikasi atau inpassing."

"Alhamdulillah sudah ada beberapa guru sudah inpassing dan mendapatkan gaji Rp 2,5 juta. Selanjutnya juga untuk PPPK juga terus kami dorong agar banyak guru RA yang memperoleh kesempatan tersebut. Sehingga melalui kegiatan ini tentunya akan dapat meningkatkan kapasitas atau kompetensi mereka," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky, Rabu (15/11/2023).

Sementara itu, Ketua PD IGRA Kota Pekalongan, Husnul Haminah menjelaskan, harlah IGRA diperingati setiap tanggal 29 Oktober.

Untuk perayaan di tingkat kota, diisi dengan workshop pembelajaran tematik melalui lagu dan permainan anak agar anak bisa semakin aktif dan kreatif.

"Harapannya yang diajarkan di workshop ini dapat diterapkan di seluruh RA di Kota Pekalongan untuk meningkatkan ukhuwah islmaiyah, para guru RA di sini dapat bersatu serta meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya," jelasnya.

Dikatakan Haminah, usai 194 guru RA mengikuti workshop ini selanjutnya adalah tugas mandiri yang harus dikerjakan. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved