Pilpres 2024
Bela Gaya Gibran dalam Debat Keempat, Gibran Center: Debat Pilpres Amerika dan Rusia Lebih Panas
Gaya komunikasi Cawapres Gibran Rakabuming Raka pada Debat Pilpres Keempat cenderung agresif. Begini kata relawan Gibran Center.
TRIBUN-PANTURA.COM - Di tengah kritikan kepada Cawapres Gibran Rakabuming Raka terkait gaya komunikasi cenderung agresif yang ditampilkan pada Debat Pilpres Keempat, Gibran Center justru memuji Paslon Nomer Urut 02 tersebut.
Bahkan, bisa disebut gaya anak muda zaman now yang ditampilkan Gibran dalam debat semalam.
Ketua Dewan Pembina Gibran Center Jateng Frans Meroga Panggabean mengatakan, momen Gibran saat bertanya kepada Cawapres Muhaimin Iskandar adalah suatu bentuk konfirmasi apakah terdapat sinkronisasi dan konsistensi antara Paslon yang diusung dengan tim suksesnya.
“Tidak ada yang salah kenapa Mas Gibran menanyakan lithium ferro phosphate (LFP) kepada Cak Imin, karena antara Paslon yang diusung harus sinkron dan konsisten dong dengan tim sukses,” terang Frans di tengah acara nonton bareng yang digelar Gibran Center Jawa Tengah di Semarang, Minggu (21/1/2024).
Lalu terkait substansi LFP yang selalu didengungkan Thomas Lembong dalam berbagai kesempatan, Frans menilai justru melemahkan posisi tawar Indonesia dalam perdagangan internasional di tengah semakin meningkatnya permintaan nikel dan bauksit guna memenuhi kebutuhan baterai kendaraan listrik.
“Kan Indonesia memiliki potensi Nikel dan Bauksit terbesar di dunia, jadi boleh dong kita menonjolkan strategi yang menaikkan posisi tawar Indonesia di perdagangan internasional,” ungkap Frans.
“Apalagi kalau berjalan hilirisasi sampai Indonesia mampu memproduksi baterai listrik sendiri, bayangkan berapa banyak perputaran ekonomi dan berapa banyak lapangan kerja yang terbuka dari proses pengolahan nilai tambah tersebut,” jelas Frans yang juga Ketua Umum Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI).
Selanjutnya Frans pun mengomentari gaya komunikasi Cawapres Gibran yang cenderung agresif sebagai ciri gaya yang memperlihatkan semangat dan gairah anak muda zaman now yang to the point dan tanpa basa basi.
“Nah kalau soal gaya Mas Gibran yang sedikit agresif dalam debat semalam, itu kan memperlihatkan semangat dan gairah anak muda zaman now yang tanpa basa basi,” tutur Frans yang disambut riuh oleh sekitar 200 peserta Nobar Debat tersebut.
Frans pun membandingkan suasana Debat Pemilihan Presiden Indonesia dengan negara lain yang menurutnya masih jauh lebih kondusif. Pada Debat Presiden Amerika Serikat 2020 dan Presiden Rusia 2019 malah berlangsung jauh lebih panas.
“Waktu Joe Biden dan Donald Trump debat pada 2020 malah sampai keluar kata idiot dan kacau. Pada debat calon presiden di Rusia pada pilpres 2019 juga sempat rusuh bahkan hingga terjadi aksi menyiram air ke wajah lawan,” pungkas Frans. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.