Berita Batang
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Intensitas Tinggi, Ini Imbauan Pj Bupati Batang ke Petugas Pemilu
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengingatkan petugas Pemilu untuk waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi di wilayah Batang.
Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Menjelang pemungutan suara Pemilu 2024 yang akan digelar pada Rabu (14/2/2024), Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengingatkan petugas pemilu untuk waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Batang.
Hal ini disampaikannya pada Apel Pergeseran Petugas Pengamanan Pemungutan Suara di Alun-alun Batang, Selasa (13/2/2024).
Lani mengatakan, berdasarkan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan intensitas tinggi berpotensi terjadi hingga 15 Februari 2024.
"Kembali saya ingatkan terkait dengan kemungkinan terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor dan lain-lain di wilayah Kabupaten Batang, seperti di daerah atas, Bawang, Reban, Blado dan khususnya Batang wilayah utara yang rawan banjir khususnya di Desa Klidang Lor dan Kelurahan Karangasem Utara," tutur Lani.
Lani menambahkan, jumlah petugas yang akan dikerahkan untuk mengamankan pemungutan suara terdiri dari 231 personel Polres Batang, 93 personel dari Polda Jawa Tengah, 42 personel TNI Kodim 0736 Batang, 49 personel dari TNI Batalyon Arhanud Semarang, serta 5.138 personel Linmas Kabupaten Batang.
Ia juga menyoroti jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 619.689 di wilayah Kabupaten Batang menurut data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang.
Lani mengungkapkan bahwa distribusi logistik pemilu telah berlangsung dari KPU ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
"Di masa tenang, saya menekankan pentingnya untuk memastikan tidak adanya pengerahan massa dan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di tempat umum, untuk memastikan keadaan bersih sehubungan dengan masa tenang ini," imbaunya.
Lani juga menegaskan komitmen untuk menciptakan Pemilu yang adil dan transparan, serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran proses pemilihan.
Ia meminta kerjasama antara personel TNI, Polri, dan petugas pemilu untuk menjalankan tugasnya dengan jujur dan netral.
"Untuk itu, pengamanan di lokasi-lokasi keramaian, terutama di TPS, harus dipastikan, petugas Pemilu diingatkan untuk menjalankan tugasnya dengan jujur dan netral, demi terwujudnya Pemilu yang jujur dan adil," tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo mengatakan, total ada 600-an personel yang disiagakan untuk pengamanan Pemilu 2024.
Ia juga menyebutkan bahwa Polres Batang mendapatkan BKO dari Polda Jateng, dengan 2 polisi untuk 16 TPS yang dibantu 32 Linmas.
Pihaknya pun sudah melakukan pemetaan rawan bencana di lokasi TPS di Kabupaten Batang, di mana daerah Klidang Lor dan Klidang Wetan dianggap rawan sedang terhadap bencana.
"Untuk Desa Pranten Kecamatan Bawang tepatnya di Dukuh Gunung Alang tidak termasuk kategori rawan dan semua jalur logistik sudah dilakukan simulasi dan aman untuk dilalui," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.