Berita Tegal
Data BPS Per Maret 2024, 98 Ribu Penduduk di Kabupaten Tegal Masih Tergolong Miskin
Angka kemiskinan penduduk Kabupaten Tegal menurun jadi 6,81 persen pada Maret 2024, dibandingkan tahun 2023 lalu yang sebesar 7,30 persen.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m zaenal arifin
Sepanjang lima tahun terakhir, Pemkab Tegal berhasil merehab 6.375 unit rumah.
Sedangkan di tahun 2024 ini, dialokasikan anggaran senilai Rp 15,98 miliar untuk merehab 799 unit rumah tidak layak huni.
Ketiga, lanjut Amir, program beasiswa untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga seperti biaya transportasi ke sekolah, pembelian buku, tas dan alat tulis.
“Dengan tinggal di rumah yang layak dan sehat, mereka (warga miskin) jadi lebih produktif karena tidak mudah sakit, sehingga biaya untuk berobat pun juga bisa ditekan. Sekalipun kita juga sudah mengalokasikan bantuan iur BPJS kesehatan untuk warga miskin, melengkapi dari pusat,” papar Amir.
Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Tegal Faried Wajdy menjelaskan, konvergensi program multi sektor dan konsistensi serta keberlanjutan pelaksanaannya menjadi kunci sukses dalam menekan pengeluaran, dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin.
Baca juga: SMAN 1 Bandar Batang Cetak Generasi Emas Melalui Program Sekolah Sehat
Selain itu, dukungan kebijakan insentif dan layanan kemudahan berusaha di Kabupaten Tegal, mampu meningkatkan daya tarik investasi di mana ini berperan penting menggerakkan perekonomian daerah, dan penciptaan lapangan kerja.
"Keduanya sangat berpengaruh dan berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Tegal. Adapun total nilai investasi yang berhasil dibukukan sepanjang tahun 2019-2023 lalu mencapai Rp 6,2 triliun," ungkap Faried. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.