Rabu, 15 April 2026

Pilkada Kabupaten Tegal

Calon Bupati Modal Dengkul dan Urat, Ini Jurus Bima Eka Sakti Gerilya Sapa Warga Tegal

Calon Bupati (Cabup) Tegal, Bima Eka Sakti, terus bergerilya silaturahmi dan menyosialisasikan program-programnya kepada warga.

Editor: m zaenal arifin
Tribunpantura.com/Istimewa
Calon Bupati (Cabup) Tegal, Bima Eka Sakti, terus bergerilya silaturahmi dan menyosialisasikan program-programnya kepada warga. Kali ini, calon bupati yang berpasangan dengan Muhammad Syaeful Mujab itu silaturahmi dengan warga 3 desa di Kecamatan Balapulang, Sabtu (9/11/2024). 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Calon Bupati (Cabup) Tegal, Bima Eka Sakti, terus bergerilya silaturahmi dan menyosialisasikan program-programnya kepada warga.

Kali ini, calon bupati yang berpasangan dengan Muhammad Syaeful Mujab itu silaturahmi dengan warga 3 desa di Kecamatan Balapulang, Sabtu (9/11/2024).

Ketiga desa yang dikunjungi calon bupati nomor urut 1 itu adalah Desa Pamiritan, Balapulang Kulon, dan Balapulang Wetan. Ia berkeliling blusukan dengan membonceng sepeda motor milik warga.

Sebagai calon bupati moderat alias modal dengkul dan urat, Bima Sakti, menyebut senjata utamanya adalah silaturahmi dan mendengar cerita dan keluh kesah warga.

Ia bersyukur, selama ia berkeliling silaturahmi, sambutan warga begitu hangat dan antusias.

“Sebagai calon bupati moderat, modal dengkul dan urat, kita terus bergerilya, blusukan dan silaturahmi, mendengar setiap cerita serta keluh kesah warga,” ujar Bima.

Baca juga: Cabup Tegal Bima Eka Sakti Mengenang Masa Kecil di Desa Ini dan Siap Lakukan Perubahan

Sabtu malam itu, di sepanjang perjalanan warga tampak antusias melambaikan tangan menyambut kehadiran Bima.

Bahkan, tak jarang yang menghentikan Bima sekadar untuk bisa swafoto bersama calon bupati mereka.

Di Desa Pamiritan Bima Sakti bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Qurtubiyah.

Kepada pengasuh pondok pesantren dan para santri Bima mengungkap komitmennya untuk melanjutkan kebijakan-kebijakan yang baik dari Bupati Tegal terdahulu, Umi Azizah.

Terutama, yang berkaitan dengan pondok pesantren dan pendidikan agama.

Semisal, insentif untuk guru madrasah diniyah (madin) dan pengajar TPQ. 

“Kami, dengan Syaeful Mujab, berkomitmen, satu visi dengan Ibu Umi Azizah untuk mewujudkan Kabupaten Tegal yang semakin maju, sejahtera dan berakhlak mulia,” ucap Bima.

Baca juga: Terkesan Tukang Kendang Cilik, Bima-Mujab Tegaskan Komitmen Dukung dan Lestarikan Budaya Lokal

Melanjutkan perjalanan ke Balapulang Kulon dan Balapulang Wetan, Bima Sakti bersilaturahmi ke rumah Gombloh, Tasirun dan Sukandar, yang merupakan masyarakat rentan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). 

Bima Sakti mengatakan ia sengaja datang silaturahmi ke rumah warga untuk melihat langsung program bantuan dari pemerintah apakah tepat sasaran atau tidak.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved