Jumat, 12 Juni 2026

Pilkada Kabupaten Tegal

Calon Bupati Modal Dengkul dan Urat, Ini Jurus Bima Eka Sakti Gerilya Sapa Warga Tegal

Calon Bupati (Cabup) Tegal, Bima Eka Sakti, terus bergerilya silaturahmi dan menyosialisasikan program-programnya kepada warga.

Tayang:
Editor: m zaenal arifin
Tribunpantura.com/Istimewa
Calon Bupati (Cabup) Tegal, Bima Eka Sakti, terus bergerilya silaturahmi dan menyosialisasikan program-programnya kepada warga. Kali ini, calon bupati yang berpasangan dengan Muhammad Syaeful Mujab itu silaturahmi dengan warga 3 desa di Kecamatan Balapulang, Sabtu (9/11/2024). 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Calon Bupati (Cabup) Tegal, Bima Eka Sakti, terus bergerilya silaturahmi dan menyosialisasikan program-programnya kepada warga.

Kali ini, calon bupati yang berpasangan dengan Muhammad Syaeful Mujab itu silaturahmi dengan warga 3 desa di Kecamatan Balapulang, Sabtu (9/11/2024).

Ketiga desa yang dikunjungi calon bupati nomor urut 1 itu adalah Desa Pamiritan, Balapulang Kulon, dan Balapulang Wetan. Ia berkeliling blusukan dengan membonceng sepeda motor milik warga.

Sebagai calon bupati moderat alias modal dengkul dan urat, Bima Sakti, menyebut senjata utamanya adalah silaturahmi dan mendengar cerita dan keluh kesah warga.

Ia bersyukur, selama ia berkeliling silaturahmi, sambutan warga begitu hangat dan antusias.

“Sebagai calon bupati moderat, modal dengkul dan urat, kita terus bergerilya, blusukan dan silaturahmi, mendengar setiap cerita serta keluh kesah warga,” ujar Bima.

Baca juga: Cabup Tegal Bima Eka Sakti Mengenang Masa Kecil di Desa Ini dan Siap Lakukan Perubahan

Sabtu malam itu, di sepanjang perjalanan warga tampak antusias melambaikan tangan menyambut kehadiran Bima.

Bahkan, tak jarang yang menghentikan Bima sekadar untuk bisa swafoto bersama calon bupati mereka.

Di Desa Pamiritan Bima Sakti bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Qurtubiyah.

Kepada pengasuh pondok pesantren dan para santri Bima mengungkap komitmennya untuk melanjutkan kebijakan-kebijakan yang baik dari Bupati Tegal terdahulu, Umi Azizah.

Terutama, yang berkaitan dengan pondok pesantren dan pendidikan agama.

Semisal, insentif untuk guru madrasah diniyah (madin) dan pengajar TPQ. 

“Kami, dengan Syaeful Mujab, berkomitmen, satu visi dengan Ibu Umi Azizah untuk mewujudkan Kabupaten Tegal yang semakin maju, sejahtera dan berakhlak mulia,” ucap Bima.

Baca juga: Terkesan Tukang Kendang Cilik, Bima-Mujab Tegaskan Komitmen Dukung dan Lestarikan Budaya Lokal

Melanjutkan perjalanan ke Balapulang Kulon dan Balapulang Wetan, Bima Sakti bersilaturahmi ke rumah Gombloh, Tasirun dan Sukandar, yang merupakan masyarakat rentan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). 

Bima Sakti mengatakan ia sengaja datang silaturahmi ke rumah warga untuk melihat langsung program bantuan dari pemerintah apakah tepat sasaran atau tidak.

Selain itu juga untuk mendengar langsung keluhan terkait kebijakan pemerintah.

"Kalau di rumahnya sendiri, biasanya orang akan lebih berani dan terbuka menceritakan permasalahannya dibanding bila ia diundang dan dikumpulkan di kantor instansi," ungkapnya. 

Lebih lanjut Bima mengatakan bantuan dari pemerintah secara umum sudah berjalan baik. Namun, ada hal-hal yang perlu disempurnakan agar bantuan sampai dan tepat sasaran.

"Terutama yang perlu diperbaiki adalah masih adanya maladministrasi pada proses pengusulan, verifikasi, validasi, dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial PKH," urainya.

Baca juga: Sosialisasikan Program, Pipi Bima Dicubit Ibu-ibu: Kami Rindu Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat

Sukendar bercerita pada Bima, bahwa ia pernah menerima bantuan perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) dari Pemkab Tegal, namun ia tidak masuk data warga yang berhak menerima bantuan sosial PKH. 

Sukendar terlihat senang sekali rumah sederhananya didatangi calon Bupati Tegal.

Ia tidak menyangka masih ada calon pejabat yang mau turun langsung ke bawah bertemu rakyatnya.

"Kaget campur bahagia, seorang calon Bupati mau datang dan duduk lesehan di rumah saya yang hanya berlantai semen," bebernya.

Kepada Sukendar, Bima Sakti menjanjikan komitmennya bilaa ia terpilih nanti, akan intensif komunikasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait perbaikan data penerima bantuan PKH. 

"Kami siap untuk aktif mengkomunikasikan persoalan ini dengan pemerintah pusat agar program bantun dari pemerintah bisa tepat sasaran," janjinya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved