Berita Cilacap

Terungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Perairan Rawajarit Menganti Cilacap

Warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap pada Senin (2/12/2024) kemarin digegerkan dengan penemuan mayat di perairan Rawajarit.

Istimewa
Tim SAR gabungan saat mengevakusi dan melakukan pemeriksaan terhadap mayat pria yang ditemukan mengapung di perairan Rawajarit, Cilacap. Kamis (5/12). 

TRIBUN-PANTURA.COM, CILACAP - Warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap pada Senin (2/12/2024) kemarin digegerkan dengan penemuan mayat di perairan Rawajarit.

Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan oleh nelayan sekitar pada saat melaut sekira pukul 14.00 WIB.

Kasihumas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo menuturkan, penemuan mayat itu pun langsung ditindaklanjuti oleh Sat Polairud dan tim SAR gabungan.

"Seorang nelayan bernama Rakim, melihat adanya tubuh yang mengapung di perairan Rawajarit. Kemudian saksi segera menghubungi Basarnas dan Sat Polairud dan langsung ditindaklanjuti," tuturnya, Jumat (6/12/2024).

Usai menerima laporan dari nelayan, tim gabungan pun segera bergegas ke lokasi dan melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut.

Baca juga: Syamsul-Ammy Klaim Unggul Sementara di Pilkada Cilacap Versi Quick Count Internal, Raih 43,86 Persen

Tim SAR gabungan pun langsung mengevakuasi mayat ke RSUD Cilacap untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Berdasarkan hasil visum sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkap Galih.

Lebih lanjut kata Galih, usai proses evakuasi tersebut tim Inafis dari Polresta Cilacap juga melakukan pemeriksaan identitas.

Pasalnya saat ditemukan, mayat pria tersebut tak diketahui identitasnya sama sekali.

Berdasarkan identifikasi, identitas korban pun terungkap dia adalah Puji Rahmat berusia 36 warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan.

“Identitas korban diketahui melalui alat bantu dari tim Inafis, setelah diketahui identitas pihak keluarga kami dihubungi untuk proses lebih lanjut," kata dia.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Baca juga: Ini 87 Desa di Cilacap yang Rawan Bencana Tanah Longsor, BPBD Imbau Warga Waspada

Galih pun mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan untuk selalu waspada.

Dia pun meminta untuk warga segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

"Terkait perkembangan kasus ini akan terus diperbarui oleh pihak kepolisian," imbuh Galih. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved