Selasa, 28 April 2026

DPRD Jateng

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Percepatan Pembangunan Jamban Sehat

Penyediaan sanitasi dan akses air bersih harus menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Editor: Abduh Imanulhaq
IST
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meminta pemerintah daerah mempercepat pembangunan fasilitas sanitasi, khususnya jamban sehat, guna mengatasi ketimpangan akses sanitasi di masyarakat.

Menurut Saleh, penyediaan sanitasi dan akses air bersih harus menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Ia menilai, masih adanya warga yang belum memiliki akses sanitasi layak menunjukkan perlunya langkah yang lebih cepat dan terarah.

“Akses sanitasi yang layak adalah kebutuhan dasar. Pemerintah daerah harus mempercepat pembangunan jamban agar seluruh masyarakat bisa hidup lebih sehat,” ujarnya di Semarang.

Berdasarkan data, sebanyak 21.542 rumah tangga di wilayah Jateng hingga kini belum memiliki jamban atau akses sanitasi dasar yang layak.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan berbagai penyakit berbasis lingkungan.

Saleh menegaskan, percepatan pembangunan sanitasi tidak hanya sebatas penyediaan infrastruktur, tetapi juga harus disertai edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.

“Selain membangun fasilitas, perlu juga edukasi agar masyarakat terbiasa menjaga kebersihan dan memanfaatkan fasilitas yang ada dengan baik,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga desa dalam memperluas jangkauan layanan sanitasi, terutama di wilayah yang masih tertinggal.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat, juga perlu diperkuat agar program sanitasi dapat berjalan lebih efektif.

Dengan melibatkan berbagai pihak, hasilnya diharapkan lebih maksimal dan merata.

Saleh berharap, dengan percepatan pembangunan dan pendekatan yang komprehensif, persoalan akses sanitasi di Jawa Tengah dapat segera teratasi dan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat.

“Sanitasi yang baik adalah fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkas Saleh.

Sebelumnya Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, sebanyak 21.542 rumah tangga hingga kini belum memiliki jamban atau akses sanitasi dasar yang layak.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berdampak pada kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved