Breaking News:

Berita Semarang

Viral di Twitter Uang Pangkal UM Undip Semarang Rp87 Miliar, Plt Warek: Hoaks, Itu Tidak Benar

Viral di Twitter Uang Pangkal UM Undip Semarang Rp87 Miliar, Plt Warek: Hoaks, Itu Tidak Benar

Istimewa
Gerbang kampus Universitas Dipnegoro (Undip) Semarang. Ramai diperbincangkan di Twitter uang pangkal mahasiswa baru Undip Rp87 miliar, pihak kampus membantah hal itu dan menyebut informasi itu hoaks. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Universitas Diponegoro (Undip) bantah adanya uang pangkal sebesar Rp87 miliar kepada calon mahasiswa yang dinyatakan lulus Jalur Ujian Mandiri S1 yang trending di Twitter.

"Kami tegaskan bahwa berita tersebut hoaks, tidak benar," ucap Plt Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Bisnis Undip, Dwi Cahyo Utomo PhD, Sabtu (22/8/2020).

Sehubungan dengan hal tersebut, dia menyampaikan Undip tidak mengenal istilah uang pangkal.

Ini Wajah Pembunuh Sadis di Baki yang Viral di Medsos, Bantai Seluruh Anggota Keluarga karena Ini

Kasus Covid-19 di Wonosobo Melonjak, Gugus Tugas: Ada yang Ketahuan Positif Setelah Meninggal

Pemuda Tewas Hanyut di Sungai Merawu Seusai Kungkum Malam Satu Suro

Kepala OPD di Kendal Positif Covid-19 Meninggal, Sekda: Sudah Sakit Sejak Sebelumnya

Selain itu terdapat 3 jalur UM S1, meliputi reguler, jalur kemitraan dan golongan tidak mampu/pemegang KIP.

"Pada seleksi UM S1 tahun 2020 ini, yang diumumkan pada Jumat (21/8/2020) pukul 21.00 WIB ada yang berbeda dari tahun sebelumnya."

"Yakni Undip menerima calon mahasiswa jalur UM S1 dari keluarga kurang mampu atau pemegang KIP," ucapnya.

Dia menuturkan, biaya pendidikan dan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) berpedoman pada ketentuan Permendikbud nomor 25 Tahun 2020.

Dia mengatakan, format kartu bukti kelulusan yang ada di Twiter tidak sesuai dengan format resmi yang dikeluarkan oleh Undip.

"Sehingga berita uang pangkal Rp87 miliar untuk jalur kemitraan, kami tegaskan tidak benar," tandasnya. (kan)

Remaja Pelaku Pemerkosaan Masih Buron Setelah Dua Tahun Beraksi, Korban Trauma Bersosialisasi

Waspada Gelombang Tinggi di Pesisir Pantai Utara Tegal

Muncul Klaster Baru Covid-19, Bupati Banyumas Akui Virus Corona Belum Terkendali

Meski Menang, Tim Asuhan Alessandro Nesta Gagal Promosi ke Serie A Liga Italia, Ini Sebabnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved