Sabtu, 25 April 2026

Berita Pekalongan

Pria di Pekalongan Nekat Bakar Anak Istri, Dua Meninggal Satu Kritis

Korban meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah bertambah 1 orang.

Editor: Rival Almanaf
TribunBatam.id/dok
Ilustrasi kebakaran 

TRIBUN-PANTURA.COM, KAJEN - Korban meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah bertambah 1 orang.

Korban yang meninggal dunia ini bernama Muamalah (29) tak lain ibu kandung dari Nafisa (3).

Muamalah menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan di RSUD Kajen.

Ditemukan Ikan Bandeng Kalengan BSNT di Pati yang Cacat Produksi, Ini Tanggapan Bumdesma

Menilik Vihara Pertama di Indonesia, Wahyudi : Ada Tiga Pesan Dari Pemugaran Vihara 2500 Buddha

Solusi Wisuda di Tengah Pandemi, Universitas PGRI Semarang Pilih Konsep Drive In

Antar Kambing Pakai Becak, Kakek Renta di Blengorkulon Kebumen Teryata Tertipu

Muamalah dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB.

Jenazah Muamalah tiba di rumah duka sekitar pukul 14.15 WIB dan rencananya di makamkan pukul 15.30 WIB, di samping makam anaknya.

"Korban kebakaran bertambah satu orang yaitu ibu kandung Nafisa. Sebelumnya, Nafisa dinyatakan meninggal dunia pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB dengan luka bakar 100 persen.

"Lalu pada pukul 13.00 WIB, ibu kandungnya meninggal dunia dengan luka bakar sekitar 90 persen," kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Poniman seusai melakukan olah TKP, Sabtu (29/8/2020) sore.

AKP Poniman mengungkapkan, penyebab terjadinya kebakaran pihaknya menduga ada upaya untuk melakukan kekerasan dalam rumah tangga dengan cara membakar diri dan yang dijadikan korban yaitu istri dan anak.

"Saat ini istri dan anak sudah dinyatakan meninggal, sedangkan suami yang diduga pelaku masih kritis di RSI Pekajangan karena mengalami luka bakar sekitar 85 %," ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan saksi, motif kasus ini adalah pertengkaran dalam rumah tangga.

Pemkot Solo Akan Bagikan 100 Smartphone Bagi Peserta Didik Kurang Mampu

Ganja Sempat Jadi Tanaman Binaan Kementan, Bagaimana Bisa? Begini Penjelasannya

Penyerangan Polsek Ciracas, Kodam Jaya: dari Kecelakaan lalu Beredar Isu Pengeroyokan Anggota TNI

Perjuangan Siswa Tuna Rungu Belajar di Masa Pandemi, Masker Transparan Jadi Solusi

"Jadi, keluarga kecil ini sering cekcok dengan istri dan saudaranya."

"Satu rumah ini ditinggali 3 kepala keluarga, jadi yang diduga pelaku ini ingin menyelesaikan masalah di dalam keluarganya namun tidak bisa."

"Sehingga, yang diduga pelaku ini ingin membakar semuanya baik anak dan istrinya," imbuhnya.

Pihaknya bersyukur dalam kejadian ini, keluarga yang lain masih bisa diselamatkan. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved