Breaking News:

Berita Pendidikan

Perkumpulan Massa Dilarang Saat Pandemi, Mahasiswa Baru Unnes Gelar Tanam Massal Secara Daring

Berbagai kegiatan pengumpulan massa dibatasi saat pandemi virus corona, tidak terkecuali penanaman pohon bersama.

Penulis: Hermawan Handaka | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Hermawan Handaka
Penanaman pohon serentak secara daring yang dilakukan sebanyak 8.532 mahasiswa baru dari daerah masing-masing, Sabtu (5/9/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Berbagai kegiatan pengumpulan massa dibatasi saat pandemi virus corona, tidak terkecuali penanaman pohon bersama.

Meski demikian ternyata pandemi ini tidak membatasi  kegiatan tersebut. Universitas Negeri Semarang (Unnes) punya cara tersendiri untuk tetap menggelarnya.

Sebagai Universitas Konservasi mereka selalu meminta mahasiswa barunya untuk menanam pohon.

Namun di tengah pandemi saat ini penanaman pohon serentak dilakukan secara daring.

Sebanyak 8.532 mahasiswa baru dari daerah masing-masing, mengikuti kegiatan tersebut pada Sabtu (5/9/20).

Kegiatan peduli lingkungan tersebut tercatat dalam Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) sebagai penanaman pohon secara daring pertama di Indonesia oleh mahasiswa baru Unnes angkatan 2020.

Kegiatan itu menjadiHebatnya, rekor yang ke-19 Unnes yang dicatatan Leprid.

Penanaman pohon secara daring ini merupakan kegiatan yang disisipkan dalam Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) dilakukan agar mahasiswa memiliki kepedulian sejak dini dalam menjaga lingkungannya.

"Penanaman pohon adalah bagian dari bentuk pendidikan karakter agar mahasiswa memiliki kepedulian terhadap kelestaria."

"Penanaman pohon yang di lakukan oleh mahasiswa baru sudah dimulai sejak tahun 2010. Selain untuk tujuan pendidikan, penanaman pohon diharapkan berdampak langsung terhadap perbaikan kondisi lingkungan di daerah masing-masing", Ujar Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, kepada Tribun Pantura, Sabtu (5/9/20).

"Kelestarian lingkungan adalah salah satu pilar kami sebagai universitas berwawasan konservasi. Selain konservasi lingkungan, pilar lainnya adalah konservasi seni dan budaya serta karakter,” tambah Prof Fathur.

Mahasiswa Unnes harus memiliki kesadaran ekologis sejak dini. Mereka diharapkan jadi konservasi yang berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

BLT Pekerja Rp600.000 Per Bulan Telah Disalurkan ke 2,3 Juta Rekening, Kamu Sudah Terima?

Cucu Gak Ada Akhlak, Kuras Tabungan Nenek hingga Tandas Tak Tersisa, Polisi Ungkap Kronolignya

Bertambah 51 Kasus Covid-19 di Sragen, Pembelajaran Tatap Muka Kembali Ditiadakan

Sementara itu, Paulus Pangka menyampaikan bahwa Unnes kembali menciptakan prestasi inspiratif khususnya dalam bidang lingkungan hidup yaitu penanaman pohon secara daring pertama kali di Indonesia bahkan di dunia oleh mahasiswa baru Unnes ankatan 2020

“Rekor ini tentunya dalam bidang lingkungan hidup dimana hubungan harmonis antara lingkungan hidup, mahkluk hidup dan juga manusia. Kalau hubungan harmonis itu baik maka semuanya penyakit apapun kami yakin tidak ada. Dan peristiwa ini merupakan suatu rekor inspiratif yang kami catat di Leprid yang ke-600 dan rekor ke-19 untuk Unnes,” jelasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved