Breaking News:

Berita Pendidikan

Satuan Pendidikan di Bawah Naungan Kemenkes Akan Ajukan Subsidi Kuota Internet ke Pemerintah Pusat

Satuan pendidikan di bawah kewenangan Kemenkes mulai menyusun data untuk pengajuan subsidi paket internet.

Penulis: budi susanto | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Budi Susanto
Dokter spesialis fisoterapi berbincang di ruang praktik Prodi Fisioterapi Stikes Telogorejo Semarang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Satuan pendidikan di bawah kewenangan Kemenkes mulai menyusun data untuk pengajuan subsidi paket internet.

Hal itu dilakukan untuk membantu para mahasiswa yang menuntut ilmu di sekolah wewenang Kemenkes.

Pasalnya, para pelajar juga terdampak dengan adanya pandemi Covid-19, dan mereka harus mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Bea Cukai Jateng DIY Kumpulkan Uang untuk Kas Negara Rp 23,49 Triliun

Menyamar Jadi Wanita, Seorang Pria Diringkus Polisi Setelah Peras Korbannya Dengan Modus Phone Seks

Gunungpati Paling Sejuk di Semarang, Berikut Prakiraan Cuaca Hari Ini Minggu 13 September 2020

Diketahui satuan pendidikan di bawah Kemekes, hingga kini belum mendapatkan laokasi bantuan paket data dari Pemerintah Pusat.

Berbeda dengan sekolah di bawah naungan Kemendikbud yang mendapat alokasi Rp 7,2 trilun untuk kuota internet.

Untuk itu, sejumlah sekolah yang dinaungi Kemenkes mulai melakukan pendataan untuk diajukan ke Pemerintah Pusat.

Seperti yang dilakukan Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Telogorejo Semarang, bersama satuan pendidikan lainya yang menjadi bagian Lembaga Layanan Pendidik Tinggi (LLDIKTI) wilayah VI Jateng.

Adapun dari data LLDIKTI wilayah VI, terdapat 327 Perguruan Tinggi (PT) se Jateng. Dari total tersebut 33,6 persennya adalah sekolah tinggi.

Dari data, satuan pendidikan khusus kesehatan ada 30 sekolah, farmasi 7, perawat 20, dan Stikes 16 satuan pendidikan di wilayah Jateng yang masuk kewenangan Kemenkes.

Dikatakan Lien Noeraini, Pembantu Ketua III Stikes Telogorejo Semarang, satuan pendidikan di bawah naungan Kemenkes memang belum mendapatkan bantuan paket internet.

"Untuk itu kami melakukan koordinasi bersama LLDIKTI wilayah VI, kami mendata jumlah mahasiwa untuk diajukan ke pemerintah pusat," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (13/9/2020).

Dilanjutkannya, tidak hanya Stikes Telogorejo yang melaksanakan pendataan, satuan pendidikan yang masuk LLDIKTI wilayah VI dan ada di bawah Kemenkes juga tengah melakukan pendataan.

Pria Paruh Baya Bersimbah Darah di Bandarharjo Seusai Disenggol Pemotor yang Masih Bocah

Jelang Tottenham Melawan Everton Malam Nanti, Simak Rekor Pertemuan Mourinho vs Ancelotti

Tidak Ada Warga Meninggal Namun Muncul Makam Baru di Kampung Ini, Polisi Turun Tangan Selidiki

"Tidak hanya kami, satuan pendidikan lainya juga sedang menyusun data, pendataan itu untuk pengajuan bantuan subsidi internet ke pemerintah," paparnya.

Ia berharap, dengan adanya data yang disodorkan, pemerintah pusat akan memberi respon positif untuk membantu pelajar yang menempuh pendidikan di satuan pendidikan di bawah Kemenkes.

"Harapan kami setelah kami ajukan, ada respon baik dari pemerintah, karena pelajar di Stikes dan satuan pendidikan lainya yang dinaungi Kemenkes juga membutuhkan bantuan tersebut," (bud)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved