Sabtu, 11 April 2026

Berita Semarang

Belasan Rumah Warga di Jabungan Semarang Rusak Disapu Puting Beliung

Angin puting beliung menyapu belasan rumah warga di Dukuh Jabungan Desa Jabungan Banyumanik Kota Semarang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Pusdalops BPBD Kota Semarang mendistribusikan bantuan logistik kepada korban angin puting beliung di Jabungan Banyumanik Kota Semarang, Kamis (16/10/2020) malam. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Angin puting beliung menyapu belasan rumah warga di Dukuh Jabungan Desa Jabungan Banyumanik Kota Semarang.

Akibatnya rumah warga rusak. Kerusakan terutama di bagian atap rumah, bahkan ada beberapa rumah warga yang tertimpa dahan dan pohon akibat kejadian tersebut.

Menindaklanjuti kejadian bencana itu, Pusdalops BPBD Kota Semarang malam tadi memberikan sejumlah bantuan logistik kepada warga Jabungan.

Baca juga: Tembakau dan Air Putih Jadi Rahasia Awet Muda Tarji Kakek Berusia Hampir Satu Abad

Baca juga: Pemain PSIS Jadi Kapten Timnas U 19, Begini Tanggapannya

Baca juga: Wacana Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Meningkatkan Pengangguran, Begini Upaya Bupati Tegal

Tepatnya warga di RT 1 RW 2 dan RT 2 RW 3 Kelurahan Jabungan.

"Iya tadi malam kami distribusikan logistik bantuan ke warga sekaligus memberikan imbauan kepada mereka agar waspada," ujar Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono kepada Tribun-Pantura.com, Jumat (16/10/2020).

Ia menambahkan, kewaspadaan dari warga perlu ditingkatkan memasuki musim penghujan kali ini.

Apalagi informasi dari BMKG musim hujan bakal disertai fenomena La Lina yang menyebabkan curah hujan lebih tinggi dibanding musim hujan sebelumnya.

Pihaknya kini juga tengah mempersiapkan diri dalam menghadapi fenomena tersebut.

"Kami sudah rapat koordinasi baik dari tingkat Kota hingga Provinsi, persiapan peralatan sarana prasarana logistik, SDM ,dan posko 24 jam juga sudah stand by," bebernya.

Sementara Ketua RT 2 RW 3 Jabungan, Bambang mengatakan, kejadian puting beliung menyapu belasan rumah warga di wilayahnya hingga mengalami kerusakan ringan dan sedang.

Untuk kerusakan ringan menimpa belasan rumah sedangkan kerusakan sedang ada empat rumah milik Sariyanto (47), Ngajinah (51), Tiok Darto Wibowo (48) dan Mbah Rani (78).

"Mereka sudah mendapatkan bantuan dari BPBD," ujarnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Di Klaten ada Mie Ayam Cuma Rp 3.000, Penjual: Tetap Untung kok, Nggak Rugi

Baca juga: Hujan Semalam, Teras Rumah Milik Warga Lempongsari Semarang Ini Ambles Sedalam Sekitar 3 Meter

Baca juga: Pemotor Meninggal Usai di Dekat Transmart Banyumanik Semalam Diduga Korban Tabrak Lari

Ia menuturkan, kejadian angin puting beliung terjadi pada Rabu (14/10/2020) malam.

Kejadian tepat selepas warga menunaikan ibadah salat Magrib di Masjid sehingga mayoritas warga berada di depan rumah masing-masing untuk waspada.

"Rumah di RT kami ada 70 Unit dengan 77 KK, hampir separuh rumah dari jumlah tersebut rusak. Berbeda dengan RT 1 RW 2 yang kerusakan hanya beberapa saja," ungkapnya.

(Iwn)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved