Penanganan Corona
Alhamdulillah 20 Orang Sembuh dari Covid-19, Klaster Ziarah Banyumas
Sempat dinyatakan positif, 20 orang warga Grumbul Ciroyom, Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, BANYUMAS - Sempat dinyatakan positif, 20 orang warga Grumbul Ciroyom, Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas dinyatakan sembuh dari Covid-19.
"Total ada 33 orang yang positif Covid-19.
Alhamdulillah setelah dilakukan swab lagi, sudah 20 orang negatif.
Tinggal 13 sisanya masih dirawat di rumah sakit," ujar Kepala Desa Cikembulan, Agus Wijaya saat ditemui di Balai Desa Tribun-Pantura.com, Kamis (22/10/2020).
Baca juga: Empat Rekannya Tewas Kecelakaan, Ferdian Berhasil Selamat Karena Tidur di Bagasi Mobil Honda Jazz
Baca juga: Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Umi: Para Santri Harus Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan
Baca juga: Moklar Warga Petungkriyono, Hilang Di Sungai Sokokembang
Ia mengatakan jika klaster Ziarah berawal dari 15 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan ziarah ke Kebumen.
Dinkes Kabupaten Banyumas kemudian melakukan tes swab lanjutan kepada 138 warga Grumbul Ciroyom dengan hasil 33 orang positif Covid-19.
Sebanyak 33 warga yang positif Covid-19 merupakan seluruh peserta ziarah ke Kebumen yang rata-rata berumur di atas 50 tahun.
Sebelumnya ada beberapa warga yang menolak untuk dirawat, namun setelah diberi pengertian, mereka memiliki kesadaran agar di rawat di rumah sakit.
Diberitakan sebelumnya jika 80 warga Desa Cikembulan dalam rombongan 2 bus itu berangkat berziarah ke Kebumen, pada Kamis (11/9/2020).
Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kajen Kabupaten Pekalongan Hari Ini, Kamis 22 Oktober 2020
Baca juga: Umi Azizah: Pejabat Eselon Dua Harus Miliki Pemikiran Think Beyond.
Baca juga: Cerita Ulil Albab Mantan Santri Pekalongan yang Jadi Komisioner Bawaslu Kabupaten Pekalongan
Baca juga: Aktivis Perempuan dan Anak di Kota Semarang Desak Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi
Ziarah adalah kegiatan rutin tiap tahun di Desa Cikembulan.
Kasus tersebut dapat diketahui setelah ada salah seorang peserta ziarah memeriksakan diri ke puskesmas karena mempunyai gejala Covid-19.
Kemudian dilakukan rapid test ternyata reaktif dan dilanjutkan dengan swab yang juga dinyatakan positif Covid-19.
Setelah ada salah satu peserta dinyatakan positif dilakukan tracing dan tes swab kepada peserta lainnya dan ada 15 peserta ziarah lainnya yang dinyatakan positif Covid-19. (Jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/warga-desa-cikembulan-kecamatan-pekuncen-kabupaten-banyumas.jpg)