Berita Batang
Gelapnya Jalur Pantura Batang Dikeluhakan Pengguna Jalan
Jalan Pantura Kabupaten Batang nampak gelap gulita. Lampu penerangan yang ada juga tak berfungsi.
Penulis: budi susanto | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Jalan Pantura Kabupaten Batang nampak gelap gulita. Lampu penerangan yang ada juga tak berfungsi.
Gelapnya jalur Pantura Batang itu bisa ditemui dari Kecamatan Kandeman hingga Kecamatan Gringsing.
Pengguna jalan pun harus ekstra waspada saat melintas.
Baca juga: Warga Temukan Mayat Balita Mengambang di Sungai, Diduga Bocah yang Hilang Misterius Sepekan Lalu
Baca juga: 1 Dokter dan 3 PNS Terjaring OTT Pungli Rapid Test, Petugas Sita Uang Tunai Rp15,9 Juta
Baca juga: Buronan Harun Masiku dan Penyuap Eks Sekretaris MA Nurhadi Masih Berkeliaran, Ini Kata KPK
Baca juga: Kerabat Jokowi Jadi Korban Pembunuhan, Tangan Diikat Mobil Dibakar, Polisi Ungkap Hasil Autopsi
Pasalnya, hanya kendaraan dengan penerangan berdaya besar yang bisa menembus gelapnya jalur tersebut.
Kendaraan roda dua yang memiliki lampu dengan daya 35 Watt pun harus berhati-hati.
Dikarenakan lampu penerangan dengan daya kecil tak mampu menembus gelapnya jalur itu.
Catatan Tribun-Pantura.com, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak 2019 silam.
Kondisi itu dikeluhakan beberapa pengendara roda dua yang acap kali melintas.
"Memang harus ekstra hati-hati saat melintas, kalau roda empat pasti penerangan mumpuni, tapi yang pakai roda dua seperti saya sangat was-was," papar Mulyono (45) warga Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang, saat ditemui Tribun-Pantura.com di Jalur Pantura, Jumat (23/10/2020) dini hari.
Ia menjelaskan, adanya Jalan Tol Trans Jawa, membuat penerangan Jalan Pantura Batang semakin tak terurus.
"Empat tahun lalu penerangan di Jalan Pantura Batang masih lumayan, namun semakin ke sini semakin tak diurus. Apa karena ada Jalan Tol Trans Jawa," ujarnya.
Terpisah, Rohim warga Kabupaten Kendal, yang ditemui di salah satu mini market di daerah Gringsing, menanggapi secara kritis buruknya penerangan di jalan tersebut.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Cari Pemancing Petungkriyono yang Hilang, Hari Pertama Belum Buahkan Hasil
Baca juga: Alat Vital Kentut Setelah Bersebadan dengan Posisi Ini, Normalkah? Berikut Penjelasan Dokter
Baca juga: Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Gelombang Kedua Dibuka, Disperindagkop UKM Batang: Secara Online
Baca juga: Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan dan Bakar Mobil di Sukoharjo, Kapolres: Teridentifikasi
"Pengendara roda dua juga membayar pajak, tapi kenapa penerangan jalan yang menjadi fasilitas umum tidak segera diperbaiki. Kalau malam hari seperti hutan belantara saja," ujarnya.
Ia meminta pemerintah setempat segera melakukan perbaiki terhadap penerangan di Jalan Pantura Kabupaten Batang.
"Kami juga takut kalau terjadi kecelakaan, sudah tahu lampu rusak dan tidak berfungsi tapi tetap saja diam tanpa ditangani, segera diperbaiki lah," tambahnya. (bud)