Penanganan Corona

Di Kabupaten Batang Tidak Ada Pemakaman Khusus Covid-19

Pemakaman pasien meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Batang, tak ditempatkan di areal pemakaman khsusus. 

Penulis: budi susanto | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Beberapa relawan melaksanakan pemakaman jenazah pasien Covid-19, di sejumlah pemakaman umum yang ada di Kabupaten Batang, beberapa waktu lalu.  

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Pemakaman pasien meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Batang, tak ditempatkan di areal pemakaman khsusus. 

Berbeda dengan beberapa wilayah di Jateng yang menyediakan areal khusus untuk pemakaman pasien Covid-19, pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Batang dimakamkan di komplek pemakaman umum. 

Meski demikian, petugas tetap menjalankan prosedur kesehatan dalam pemakaman pasien Covid-19.

Baca juga: Angin Kencang Robohkan Pohon Palem di Jalan Hang Tuah Kota Tegal

Baca juga: Wilayah Talun, Pekalongan Diguyur Hujan Es, Ini Penjelasan BMKG

Baca juga: Dalam Sepekan Warga Batang Digegerkan Dua Kali Penemuan Jenazah Bayi Laki-laki

Baca juga: Epilepsi Sopir Kumat, Pajero Hantam Dua Mobil dan Dua Becak di Kota Semarang

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Batang, Ulul Azmi, sebelum melakukan prosesi pemakaman, tim penanganan Covid terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit. 

"Setalah berkoordinasi dan melakukan pendataan, tim penanganan Covid-19 akan berkoordinasi dengan pihak desa atau kecamatan di mana pasien tinggal, untuk melakukan pemakaman," jelasnya, Senin (16/11/2020).

Dilanjutkannya, warga desa di Kabupaten Batang hingga kini tidak menolak jika ada pasien Covid-19 meninggal dunia, dan dimakamkan di pemakaman umum desa. 

"Selama ini belum ada penolakan, meski ada keluarga pasien yang menolak dimakamkan secara proaedur Covid-19, namun setelah diberi edukasi keluarga tersebut menerima," paparnya.

Ia menuturkan, hingga kini 48 orang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19 dan dimakamkan di pemakaman umum. 

"Dalam setiap kegiatan pemakaman mereka dibekali Alat Pelindung Diri (APD) sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan," ucapnya.

Baca juga: Mahasiswa Tingkat Akhir Kampus di Jatim Edarkan Uang Palsu di Pekalongan: Saya Tergiur Keuntungan

Baca juga: Anies Tak Digubris Rizieq, Gubernur Jakarta Mengaku Sudah Beri Peringatan soal Larangan Berkerumun

Baca juga: Juru Parkir di Blora Ditemukan Tewas Tergeletak di Toilet Sekolah, Polisi: Diduga Hendak BAB

Baca juga: BREAKING NEWS: Direktur RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan Positif Covid-19

Ditambahkan Ulul, terdapat 44 orang yang melaksanakan tugas untuk pemakaman kasus Covid-19. 

"Mereka tersebut di setiap kecamatan yang ada di Batang, dan siap siaga 24 jam untuk menjalankan tugas," tambahnya. 

Adapun kasus Covid-19 di Kabupaten Batang hingga Senin (16/11) mencapai 779 orang, 30 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 69 melakukan isolasi mandiri, 632 dinyatakan sembuh, dan meninggal dunia sebanyak 48 orang. (bud) 

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved