Breaking News:

Bisnis dan Keuangan

Belum Terima Pencairan Subsidi Gaji Termin Dua? Begini Penjelasan Menaker soal BLT Pekerja

Belum Terima Pencairan Subsidi Gaji Termin Dua? Begini Penjelasan Menaker soal BLT Pekerja

Editor: yayan isro roziki
Tribunnews.com/Herudin
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah saat diwawancarai secara khusus oleh Tribunnews di Kantor Kemnaker RI, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020). 

TRIBUNPANTURA.COM - Bantuan subsidi upah (BSU) termin II sudah mulai disalurkan pada awal November 2020.

Walau demikian, banyak pekerja yang sebelumnya mendapatkan BSU pada termin I, kini belum menerima bantuan termin II.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya memverifikasi ulang data setiap pekerja yang jadi sasaran bantuan.

Baca juga: Subsidi Gaji Termin II Sudah Mulai Cair, tapi Wajib Pajak Tak akan Lagi Dapatkan BLT Pekerja

Baca juga: Razia Mafia, Polisi Tangkap 19 Orang Anggota Sindikat, 1 di Antaranya Kepala Daerah

Baca juga: 739.729 Surat Suara Pilkada Kabupaten Pekalongan Tiba, KPU: Lebih Banyak dari Jumlah DPT

Baca juga: Wihaji: Perusahaan Otomotif Korea Selatan Hyundai Grup Dipastikan Tempati KIT Batang

Kementerian, lanjut Ida, ingin memastikan pekerja yang sudah mendapatkan bantuan dua bulan lalu memenuhi syarat berpenghasilan di bawah Rp5 juta.

"Kami harus mendapatkan yang ada di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atas rekomendasi dari KPK untuk memastikan penerima subsidi gaji atau upah ini sesuai dengan peraturan," kata dia saat ditemui di Hotel Horison, Kota Bekasi, Kamis (19/11/2020).

"Mereka yang memenuhi syarat itu adalah yang upahnya yang dilaporkan di BPJS itu di bawah Rp 5 juta," tambah Ida.

Ida belum bisa memastikan penyusutan jumlah penerima bantuan dan jumlah pekerja yang tidak mendapatkan bantuan pada termin kedua ini.

"Ini sedang dalam proses finalisasi, tapi yang sudah clear, kami salurkan berarti sudah masuk pada batch (tahap) ketiga," kata dia.

BSU adalah subsidi yang diberikan bagi pekerja formal berpendapatan kurang dari Rp 5 juta per bulan.

Bantuan pemerintah berupa subsidi sebesar Rp 600.000 per bulan disalurkan selama empat bulan atau total Rp2,4 juta.

Bantuan ini disalurkan secara bertahap, yakni termin I sebesar Rp1,2 juta pada September-Oktober 2020 dan termin II sebesar Rp1,2 juta pada November-Desember 2020. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Banyak Pekerja Belum Terima Subsidi Gaji Termin II, Ini Penjelasan Menaker

Baca juga: BLT Pekerja Termin II Segera Cair, Menaker Ida Fauziyah: Subsidi Gaji Mulai Ditransfer Hari Minggu

Baca juga: Viral, dr Tirta Sorot Konvoi Kampanye di Pekalongan Tanpa Protokol Kesehatan, Ganjar: Bubarkan Saja

Baca juga: Ungker, Kepompong Ulat Jati Kuliner Ekstrim Khas Blora, Murmer Rp10.000 Per Ons, Berani Coba?

Baca juga: Intruksi Mendagri soal Prokes, Kepala Daerah Bisa Dicopot, Ganjar: Gak Perlu Ngancam-ngancam

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved