Kamis, 11 Juni 2026

Berita Pekalongan

Mayat Pria Ditemukan Telungkup di Aliran Sungai Sokoduwet Pekalongan

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan terapung di aliran sungai dekat SMP N 16 Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Petugas mengevakuasi mayat yang ditemukan terapung di aliran sungai dekat SMP N 16 Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (1/1/2021). 

TRIBUN-PANTURA.COM, KAJEN - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan terapung di aliran sungai dekat SMP N 16 Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (1/1/2021).

Mayat laki-laki tersebut diketahui bernama R Bambang Krisdijanto (72), warga Jalan Erlangga 12, RT 2 RW 10, Kelurahan Bendan, Kecamatan Pekalongan Barat.

Nasir (38) warga setempat menceritakan, saat itu ia sedang akan menggarap sawah.

Baca juga: Pemkab Batang Mulai Lirik Pengembangan Eduwisata Holtikultura

Baca juga: Kekerasan dan Asusila Rentan Terjadi pada Anak saat Pandemi, Beberapa Kasus Terjadi di Jateng

Baca juga: Aset Pemkab Tegal Banyak yang Belum Bersertifikat

Baca juga: Liburan Panjang Akhir Tahun, 2.324 Pemudik Tiba di Pekalongan

Kemudian, dikabari sama temannya bahwa melihat sesosok mayat terapung di aliran sungai.

"Setelah kami melihat bersama, ternyata benar ada mayat berjenis kelamin laki-laki, terapung dan kondisinya telungkup."

"Setelah itu saya langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Selatan," kata Nasir.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Achmad Sugeng mengatakan, setelah mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Penemuan mayat ini dilaporkan ke Polsek Pekalongan Selatan itu sekira pukul 11.00 WIB."

"Korban langsung dievakuasi oleh tim BPBD Kota Pekalongan dan kemudian dibawa ke RSUD Bendan untuk dilakukan pemeriksaan," kata AKP Sugeng kepada Tribun-Pantura.com, sore.

Menurutnya, dari hasil keterangan saksi yang juga keluarga korban menyebutkan, korban sebelumnya sempat keluar rumah sekitar dua hari yang lalu.

Baca juga: Kapolri Keluarkan Maklumat, Larang Seluruh Atribut dan Kegiatan FPI, Penindakan Ditegakan

Baca juga: Polisi Cek Kendaraan Masuk Jawa Tengah di Perbatasan Cepu

Baca juga: Awali Tahun 2021, Bupati Tegal Minta Masyarakat Jangan Takut Sampaikan Keluhan.

"Hasil keterangan keluarga, korban tidak pulang selama dua hari dan juga mengalami pikun," ujarnya.

AKP Sugeng menambahkan, saat ini korban berada di RSUD Bendan untuk dilakukan visum.

"Untuk tanda-tanda kekerasan di tubuh korban tidak ada," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved