Breaking News:

Berita Tegal

Penjelasan BMKG Tegal Soal Cuaca Ekstrem dan Puting Beliung yang Sebabkan Puluhan Rumah Warga Rusak

Begini Penjelasan BMKG Tegal Soal Cuaca Ekstrem dan Puting Beliung yang Sebabkan Puluhan Rumah Warga Rusak

tribunpantura.com/fajar bahruddin achmad
Seorang warga Kota Tegal menunjukkan kerusakan rumahnya yang diakibatkan angin kencang, Jumat (26/2/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Puluhan rumah di Kota Tegal alami kerusakan akibat dihempas puting beliung dan angin kencang, Jumat (26/2/2021). 

Angin kencang terjadi di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Kalinyamatkulon dan Kelurahan Margadana. 

Kejadian berlangsung sekira pukul 04.00 WIB.

Puluhan Rumah di Kabupaten Pekalongan Rusak Diterjang Puting Beliung, Paling Parah di Genteong

Aaf Luncurkan Wadul Aladin untuk Terima Keluhan dan Kritik dari Masyarakat, Catat Nomor Ini

Video Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Km 54, Libatkan Sejumlah Kendaraan

Viral Video Pengendara Moge Ditendang dan Dilumpuhkan Paspampres Berpistol, Wisnu: Bisa Ditembak

Data sementara dari BPBD Kota Tegal, ada sebanyak 75 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang. 

Kerusakan yang terjadi berupa genting jatuh dan genting seng beterbangan.

Prakirawan BMKG Tegal, Laylya Isnaini mengatakan, fenomena yang merusak puluhan rumah warga tersebut bukan angin puting beliung. 

Kejadian tersebut adalah angin kencang. 

Laylya mengatakan, saat ini wilayah Jawa masih dipengaruhi oleh aliran monsun musim dingin Asia. 

Sehingga ada transpor kelembaban yang besar dari Laut Cina Selatan dan Samudera Hindia  yang menandakan wilayah Jawa masih musim hujan. 

"Adanya kondisi atmosfer yang basah dan labil di wilayah Tegal, semakin memicu terbentuknya awan-awan konvektif yang menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang," katanya. 

Laylya menjelaskan, angin kencang yang terjadi di Kota Tegal pagi tadi, berlangsung pada pukul 03.50 WIB. 

Kecepatan angin tercatat sebesar 35 knots dan bertiup dari arah barat. 

Sementara curah hujan tercatat 22,4 mm.

"Itu kejadian angin kencang dan masih berpotensi terjadi. Warga diimbau tetap waspada," ungkapnya. (fba)

14 Orang Bersamurai Bikin Onar di Solo, Rusak Barang dan Rampas Uang di Tiga Warung

Mobil Warga Tuban Tenggelam saat Banjir di Semarang, Sopir Tak Bisa Bedakan Jalan dan Sungai

77,71 Persen Jalan di Blora Rusak, Djoko Sebut Pihak Berwenang Bisa Dituntut Pidana, Ini Kata Arief

Bupati-Wakil Bupati Pemalang Dilantik, Wali Kota Tegal Dedy Yon: Selamat, Mudah-mudahan Amanah

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved